TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Indonesia Survey Center: Pemilih Jokowi Beralih ke Prabowo pada 2024

Ada beberapa alasan pemilih Jokowi beralih ke Prabowo

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ketika memberikan penghormatan kepada Presiden Joko "Jokowi" Widodo di Merauke, Papua (www.instagram.com/@prabowo)

Jakarta, IDN Times - Peneliti Senior Indonesia Survey Center Chairul Ansari memaparkan beberapa faktor yang bisa menyebabkan pemilih Presiden Joko "Jokowi" Widodo 'jatuh hati' kepada Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Banyak pemilih pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 akan memilih Prabowo Subianto pada kontestasi 2024. Jumlahnya mencapai 22,7 persen," kata Chairul dilansir ANTARA, Minggu (14/11/2021).

Baca Juga: Survei: Masyarakat Desa Lebih Puas Kinerja Jokowi Dibanding Warga Kota

1. Ada beberapa alasan pemilih Jokowi-Ma'ruf beralih memilih Prabowo

Jokowi tinjau food estate di Kalimantan Tengah (Dok. IDN Times/Biro Pers Kepresidenan)

Keseriusan dan fokus Menteri Pertahanan tersebut dalam menggarap serta menyelesaikan program-program yang diperintahkan Jokowi di Kementerian Pertahanan (Kemhan), menjadi faktor yang turut memengaruhi masyarakat akan memilihnya jika Prabowo kembali maju pada Pilpres 2024.

"Menurut kami, para pemilih Jokowi itu jatuh hati kepada Prabowo untuk 2024," kata dia.

Kemudian, sambung Chairul, alasan kebangsaan dan dinilai sebagai seorang negarawan juga menjadi faktor kuat para pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin akan memantapkan hati memilih Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

2. Jokowi dan Prabowo makin akrab belakangan ini

Jokowi tinjau food estate di Kalimantan Tengah (Dok. IDN Times/Biro Pers Kepresidenan)

Chairul mengatakan pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 melihat sosok Prabowo sebagai negarawan. Sebab, ia mau menerima ajakan Presiden Jokowi bergabung di kabinetnya sebagai Menteri Pertahanan. Artinya, Prabowo dinilai lebih mengedepankan alasan-alasan kebangsaan dari pada kelompok.

Alasan berikutnya ialah Jokowi dan Prabowo yang telah dua kali bersaing pada Pilpres tetap terlihat akrab. Hal ini tercermin dari sikap keduanya yang sering mengikuti agenda pemerintahan secara bersama-sama, termasuk agenda Kementerian Pertahanan.

"Kita bisa lihat bagaimana kedua tokoh ini terlihat begitu mesra dalam beberapa event pekerjaan. Bisa diartikan itu sebagai afirmasi Jokowi terhadap Prabowo," ujar Chairul.

3. Pendukung Jokowi juga akan memilih Ganjar hingga AHY

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Selain itu, Chairul juga mengungkapkan sekitar 12,6 persen pemilih Jokowi akan menjatuhkan pilihannya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 2024.

Selanjutnya, sekitar 12,2 persen pemilih Jokowi berpihak atau memberikan suara kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; 5,7 persen untuk Sandiaga Uno; 4,5 persen ke Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Selain itu, sekitar 4,3 persen pemilih Jokowi-Ma'ruf memberikan suara kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil; 3,6 persen pada Ketua DPR RI Puan Maharani; dan 2,9 persen menjatuhkan pilihan ke Menteri Koordinator bidang Perekonomian Perekonomian Airlangga Hartarto 2,9 persen.

Baca Juga: Survei Y-Publica: Prabowo-Puan Unggul Tipis dari Ganjar-Airlangga

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya