Jakarta, IDN Times - Ana Maria Van Vallen, begitu dia mengenalkan diri kepada IDN Times. Di sekat layar gawai, Ana menceritakan jati dirinya, dia dapat berbahasa Indonesia dengan baik, meski masih terdengar sedikit aksen Belanda.
Ana adalah anak adopsi asal Indonesia yang berhasil bertemu kembali dengan orang tua kandungnya di Bogor pada 1994. Dia dikenal atas kiprahnya membantu sesama anak adopsi Indonesia di Belanda dalam menelusuri keluarga biologis mereka.
Ana menghabiskan masa kecil dan remajanya di Belanda, hingga kerisauan mendatangi Ana muda yang ingin tau jati diri dan akar identitasnya. Ana diadopsi saat berusia 2,5 tahun ke Belanda, terpisah dari hangat tangan ibu kandung dan momen tumbuh dewasa dengan saudaranya. Dia dibawa ke Belanda dari panti asuhan di Jakarta.
"Saya nama Anna Maria van Vallen. Waktu umur 2,5 tahun, saya berpisah sama ibu kandung dan saudara kandung. Ya, tapi saya besar di Belanda. Umur 2,5 tahun, saya diambil dari panti asuhan di Jakarta. Saya bawa dari Yayasan ke Belanda," kata Ana kepada IDN Times, Kamis (16/4/2026).
