Bekasi, IDN Times - Seorang ibu bernama Sariati bersama anaknya, Putri, 24 tahun, yang menderita down syndrome, menjadi korban luka dalam kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin, 26 April 2026 malam.
Setelah kejadian tersebut, keduanya harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Perwakilan Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) DKI Jakarta, Nia, mengatakan Sariati dan Putri hanya tinggal berdua di sebuah kontakan di Cikarang, tanpa memiliki saudara.
"Korban ini tinggal hanya berdua dengan anaknya, yang mohon maaf, berkebutuhan khusus, ya. Beliau tuh ngontraknya di Cikarang Barat," katanya saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).
