Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mendukung langkah Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memanfaatkan motor listrik yang diimpor di era Dadan Hindayana dihibahkan ke guru-guru honorer di sejumlah daerah.
Yahya mengatakan, Komisi IX DPR sejak awal tidak menyetujui dan menyesalkan pengadaan sepeda motor listrik oleh BGN karena tidak diperlukan SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) pengelola dapur. Mereka tidak memerlukan mobilitas dalam bekerja.
"Waktu rapat dengan Komisi IX, Ibu Arumsari mengatakan, sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah dan saya setuju dengan rencana tersebut," kata Yahya kepada jurnalis, Jumat (19/6/2026).
