Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anies Terima Penghargaan Sipil London, Ingin Perluas Kerja Sama Kota
Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026) (Dok/Istimewa)
  • Anies Baswedan menerima Freedom of the City of London setelah dinominasikan Alastair King dan Gregory Jones KC.

  • Ia melihat penghargaan tersebut sebagai peluang memperluas kerja sama Indonesia dan Inggris melalui hubungan antarkota.

  • Anies menyoroti tanggung jawab negara, keberagaman, serta persatuan sebagai tantangan bersama London dan Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1237

Freedom of the City of London tercatat sebagai tradisi sipil sejak 1237. Pada awalnya, status ini berkaitan dengan hak warga merdeka untuk berdagang di London.

2023

Anies tercatat sebagai anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford sejak 2023.

Juni 2025

Nominasi Anies disetujui Court of Common Council.

Jumat (16/10/2026)

Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris.

Sabtu (17/10/2026)

Anies menyampaikan bahwa penghargaan tersebut ingin diperlakukan sebagai pintu, bukan piala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London.
  • Who?
    Anies Baswedan menerima penghargaan setelah dinominasikan Alastair King dan Gregory Jones KC.
  • Where?
    Penghargaan diberikan di Guildhall, London, Inggris.
  • When?
    Anies menerima penghargaan pada Jumat (16/10/2026) dan menyampaikannya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (17/10/2026).
  • Why?
    Penghargaan diberikan kepada tokoh yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik.
  • How?
    Anies memanfaatkan penghargaan tersebut sebagai peluang memperluas kerja sama Indonesia dan Inggris melalui hubungan antarkota.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Anies Baswedan mendapat penghargaan di London. Penghargaan itu diberikan karena ia dinominasikan Alastair King dan Gregory Jones KC. Anies ingin penghargaan itu menjadi pintu untuk kerja sama London dan Jakarta. Ia juga bercerita tentang tanggung jawab negara dan keberagaman. Sekarang, peluang kerja sama itu ingin diperluas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penghargaan ini membuka ruang yang ingin dimanfaatkan Anies untuk mempertemukan lebih banyak pihak dari London dan Jakarta. Fokus pada wali kota, insinyur, guru, dan anak muda menunjukkan bahwa kerja sama antarkota dapat melibatkan masyarakat luas, bukan hanya hubungan antarinstansi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026). Penghargaan sipil yang tercatat sejak 1237 itu diberikan kepada Anies setelah dinominasikan oleh mantan Lord Mayor of London, Alastair King, bersama Gregory Jones KC.

Dalam pidatonya, Anies menyebut penghargaan tersebut sebagai peluang untuk memperluas kerja sama Indonesia dan Inggris melalui hubungan antarkota.

“Saya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala," kata Anies dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026)

Freedom of the City of London merupakan tradisi sipil yang tercatat sejak 1237. Pada awalnya, status tersebut berkaitan dengan hak warga merdeka untuk berdagang di London. Kini, penghargaan diberikan kepada tokoh yang dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik. Penerimanya antara lain Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, dan Ed Sheeran.

1. Anies ingin buka peluang kerja sama antarkota

Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026) (Dok/Istimewa)

Anies mengatakan, penghargaan tersebut akan dimanfaatkan untuk membuka kesempatan kolaborasi bagi masyarakat Indonesia, termasuk wali kota, insinyur, guru, dan anak muda. Dia juga ingin mempertemukan lebih banyak pihak dari London dan Jakarta melalui hubungan antarkota.

“Persahabatan Inggris dan Indonesia sudah tua. Persahabatan antarkota kita masih muda, dan justru itulah yang paling besar ruang tumbuhnya," kata dia.

2. Anies singgung janji republik

Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026) (Dok/Istimewa)

Dalam pidato berbahasa Inggris usai upacara, Anies mengaitkan penghargaan itu dengan pandangannya mengenai tanggung jawab negara terhadap warga. Dia menyebut janji para pendiri bangsa sebagai kewajiban yang harus diwujudkan, bukan sekadar harapan.

“Para pendiri bangsa kami tidak menulis ‘kami berharap’. Mereka menulis ‘kami akan’: melindungi setiap warga negara, mencerdaskan setiap anak, menghadirkan kesejahteraan bagi semua. Janji adalah utang," ujar dia.

Anies dinominasikan ketika Alastair King masih menjabat Lord Mayor of London. Nominasi tersebut disetujui Court of Common Council pada Juni 2025.

Anies juga pernah menjabat Wakil Ketua C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia untuk aksi iklim, ketika Wali Kota London Sadiq Khan menjadi ketuanya. Dia turut tercatat sebagai anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford sejak 2023.

3. Anies bandingkan keberagaman London dan Jakarta

Anies Baswedan menerima penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026) (Dok/Istimewa)

Dia juga menyoroti keberagaman sebagai tantangan bersama bagi London dan Jakarta. Dia menyebut ratusan bahasa yang digunakan di kedua wilayah dan menilai persatuan membutuhkan upaya manusia.

“Lebih dari tiga ratus bahasa dituturkan di London. Tujuh ratus bahasa dituturkan di Indonesia, dan sebagian besar bertemu di Jakarta. Kita sama-sama tahu bahwa kebinekaan adalah karunia Tuhan, dan persatuan adalah hasil kerja tangan manusia," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article