Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Anies Baswedan Temui Fatur, Pelajar yang Dianiaya hingga Luka Saat Demo

Anies Baswedan Temui Fatur, Pelajar yang Dianiaya hingga Luka Saat Demo
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menengok Faturoy(18) korban saat demo 27 Agustus/ dok Istimewa
  • Anies Baswedan menjenguk Faturohman, pelajar kelas 12 MA yang dirawat di RSUD Tarakan usai dianiaya saat kericuhan dekat DPR, pada 31 Agustus 2026.
  • Dalam kunjungan sekitar 10 menit, Anies meminta Fatur tetap semangat, lekas pulih, dan kembali belajar di MA Jamiat Kheir.
  • Fatur menyatakan tidak mengikuti demo; ia mengaku ditarik dari gang dekat rumah, diseret, dianiaya, serta dipaksa mengaku sebagai provokator.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjenguk Faturohman, pelajar yang dianiaya sejumlah orang tidak dikenal saat kericuhan usai aksi demo di DPR, di kawasan Pejompongan, Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam.

Anies menjenguk Fatur untuk melihat kondisi siswa kelas 12 Madrasah Aliyah tersebut, yang masih menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ahmad Fahmi, guru Fatur sekaligus juru bicara keluarga, mengatakan dirinya mengetahui kedatangan Anies dari orangtua Fatur.

"Tiba-tiba langsung dikirimin foto sama Ibu Rina (ibunya Fatur). 'Alhamdulillah, berarti itu rezekinya Fatur, rezeki anak saleh didatangi tokoh nasional. Bahkan Pak Anies Baswedan bukan hanya tokoh nasional, melainkan tokoh internasional," ucap Fatur pada IDN Times, Selasa (1/9/2026).

  1. 1. Nasihat Anies ke Fatur

    Seorang pelajar, Faturohman (18) menjadi korban oknum polisi saat kerusuhan dalam aksi demonstrasi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset d
    Seorang pelajar, Faturohman (18) menjadi korban demo saat kerusuhan dalam aksi demonstrasi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset di DPR. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Fahmi mengatakan, Anies tidak lama bersama Fatur. Dia berbincang selama 10 menit karena jadwal Anies yang padat. Namun, Anies sempat memberikan nasihat pada Fatur.

    "Tetap semangat dan semoga lekas sembuh Fatur-nya serta bisa belajar lagi di MA Jamiat Kheir," katanya.

  2. 2. Fatur tidak ikut demo

    Seorang pelajar, Faturohman (18) menjadi korban oknum polisi saat kerusuhan dalam aksi demonstrasi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset d
    Seorang pelajar, Faturohman (18) menjadi korban demo saat kerusuhan dalam aksi demonstrasi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset di DPR. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Sebelumnya Fatur mengungkapkan, saat kejadian dia tidak ikut demo dan sedang berada di rumah. Korban mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya berada di dalam gang dekat rumah. Saat itu, sejumlah orang masuk ke gang dan kemudian menarik dirinya keluar.

    "Saya standby posisi saya ada di depan gang sini (berdiri). Nah, kemudian yang rusuh-rusuh itu masuk ke dalam gang sini. Setelah itu ngedorong saya sampai jatuh, kemudian intel-intel juga masuk ke sini dan menarik saya. Narik saya, dibawa ke DPR," kata korban.

  3. 3. Diseret dan dianiaya

    ilustrasi aksi demo mahasiswa
    ilustrasi aksi demo mahasiswa (unsplash.com/Rafli Firmansyah)

    Faturohman (18) bahkan dipaksa mengakui dirinya sebagai provokator saat di bawa ke kawasan Gedung DPR/MPR hingga Polda Metro Jaya.

    "Ada. Ada (intimidasi), ada pemaksaan (mengaku provokator). Ya begitulah," jawabnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

    Menurut korban, sebelum dibawa keluar dari gang, dirinya sempat menjelaskan bahwa dia merupakan warga setempat. Namun, pengakuan tersebut tidak dipercaya.

    "Sudah, sudah ngaku. Ya sudah saya ngomong ini saya warga sini. Dia enggak percaya, ya sudah saya dibawa ke luar," ujarnya.

    Dia mengatakan, orang yang menariknya tidak lebih dulu menanyakan identitas maupun asalnya, tapi langsung menyeretnya keluar.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More