Jakarta, IDN Times - Karakter kekayaan intelektual (KI) lokal asli Indonesia, Aniwayang Desa Timun, telah hadir dan menghibur hati jutaan penonton di Mal Central Park 2. Pertunjukan digelar mulai 14 hingga 30 Agustus 2026.
Founder Aniwayang Studio dan kreator Desa Timun, Daud Nugraha mengatakan, kehadiran Desa Timun merupakan hasil kolaborasi antara Aniwayang Studio dan Central Park 2 sebagai bagian dari rangkaian program Extraordinary Indonesia, sebuah kampanye yang merayakan keberagaman budaya, kreativitas, serta karya terbaik anak bangsa.
Daud berharap, melalui kolaborasi ini bisa menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mengapresiasi karya intelektual lokal yang telah berhasil menembus pasar internasional.
"Kami ingin membuktikan bahwa karakter lokal Indonesia mampu berdiri sejajar — bahkan melampaui karakter-karakter dari luar negeri yang selama ini mendominasi. Desa Timun adalah bukti nyata bahwa warisan budaya kita bisa dikemas modern, menggemaskan, dan tetap mengedukasi. Dan justru kekayaan budaya kita ini yang menjadi keunikan dan menarik perhatian internasional. Kehadiran kami di Extraordinary Indonesia adalah undangan bagi seluruh keluarga Indonesia untuk bangga pada karya anak bangsanya sendiri," ujar Daud dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (25/8/2026).
