Aniwayang Desa Timun Hadir di Mal Central Park 2, Cek Tanggalnya

- Aniwayang Desa Timun akan tampil di Central Park 2 pada 14-30 Agustus 2026 melalui kolaborasi Aniwayang Studio dan Central Park 2 dalam kampanye Extraordinary Indonesia.
- Desa Timun telah hadir di 13 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, India, Turki, Jerman, dan Amerika Serikat, sebagai karya kekayaan intelektual lokal yang menembus pasar internasional.
- Sebagai animasi wayang pertama Indonesia, Desa Timun memadukan wayang kulit tradisional dan animasi digital modern, menghadirkan karakter Cila, Cili, Cilo, serta Ayam dengan nilai kearifan lokal.
Jakarta, IDN Times - Karakter kekayaan intelektual (KI) lokal asli Indonesia, Aniwayang Desa Timun, telah hadir dan menghibur hati jutaan penonton di Mal Central Park 2. Pertunjukan digelar mulai 14 hingga 30 Agustus 2026.
Founder Aniwayang Studio dan kreator Desa Timun, Daud Nugraha mengatakan, kehadiran Desa Timun merupakan hasil kolaborasi antara Aniwayang Studio dan Central Park 2 sebagai bagian dari rangkaian program Extraordinary Indonesia, sebuah kampanye yang merayakan keberagaman budaya, kreativitas, serta karya terbaik anak bangsa.
Daud berharap, melalui kolaborasi ini bisa menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mengapresiasi karya intelektual lokal yang telah berhasil menembus pasar internasional.
"Kami ingin membuktikan bahwa karakter lokal Indonesia mampu berdiri sejajar — bahkan melampaui karakter-karakter dari luar negeri yang selama ini mendominasi. Desa Timun adalah bukti nyata bahwa warisan budaya kita bisa dikemas modern, menggemaskan, dan tetap mengedukasi. Dan justru kekayaan budaya kita ini yang menjadi keunikan dan menarik perhatian internasional. Kehadiran kami di Extraordinary Indonesia adalah undangan bagi seluruh keluarga Indonesia untuk bangga pada karya anak bangsanya sendiri," ujar Daud dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (25/8/2026).
1. Telah hadir di 13 negara

Booth Aniywayang Desa Timun di Central Park 2, Jakarta. (Dok. Aniywayang Studio X IDN Times) Menurut Daud, Desa Timun sebagai salah satu karakter kekayaan intelektual lokal telah membuktikan kualitasnya di kancah global. Tercatat, karakter ini telah hadir di 13 negara, di antaranya Jepang, Korea Selatan, India, Turki, Jerman, hingga Amerika Serikat.
"Kehadirannya di Central Park 2 menjadi momentum untuk memperkenalkan kebanggaan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus menunjukkan bahwa karya kreatif anak bangsa mampu bersaing di tingkat dunia," tegas Daud.
2. Hadirkan pengalaman berharga untuk penonton

Karakter Cila, Cili, Cilo, dan Ayam dari animasi Desa Timun dalam materi promosi Aniywayang Studio. (Dok. Aniywayang Studio X IDN Times) Senada, GM Marcomm & Relations Central Park Mall, Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan bangga terhadap kekayaan intelektual lokal Indonesia.
"Melalui kolaborasi bersama Aniwayang Studio, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semakin mengenal dan bangga terhadap kekayaan intelektual lokal Indonesia. Kehadiran Desa Timun di Central Park 2 merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung karya kreatif anak bangsa yang telah berhasil menembus pasar internasional," kata Silviyanti.
3. Desa Timun bukan sekadar karakter animasi biasa

Aniywayang Desa Timun di Central Park 2, Jakarta. (Dok. Aniywayang Studio X IDN Times) Desa Timun sendiri bukanlah sekadar karakter animasi biasa. Sebagai animasi wayang pertama di Indonesia, Desa Timun lahir dari tangan kreatif Aniwayang Studio yang berhasil memadukan seni wayang kulit tradisional dengan teknologi animasi digital modern.
Hasilnya adalah sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya Indonesia yang relevan bagi generasi masa kini. Karakter Cila, Cili, Cilo, dan Ayam telah menjadi ikon yang dicintai masyarakat dan menjadikan Desa Timun sebagai salah satu kekayaan intelektual lokal yang membanggakan Indonesia.
Nantinya, setiap episode dikemas ringan, lucu, dan penuh imajinasi, dengan nilai-nilai kearifan lokal yang mengalir alami tanpa terasa menggurui. Desa Timun adalah bukti bahwa budaya Indonesia bisa menjadi hiburan berkualitas kelas dunia, lahir dari tangan anak bangsa, untuk anak-anak Indonesia.

















