Comscore Tracker

Ada Demo Buruh Hari Ini, Polri: Cukup Perwakilan Gak Usah Bawa Massa

Ada 32 serikat buruh yang akan menggelar aksi di 24 provinsi

Jakarta, IDN Times - Serikat buruh hari ini akan menggelar aksi ke gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan Istana Merdeka terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Bukan hanya itu, sejumlah ormas Islam akan menggelar aksi di sekitar Kedutaan Besar (Dubes) Prancis, Jakarta Pusat.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan, sebaiknya para buruh mengawal UU Cipta Kerja lewat media elektronik atau media sosial.

"Cukup perwakilan saja, tidak usah membawa massa dalam jumlah besar. Hal ini karena pandemik COVID-19 masih berlangsung,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11/2020).

1. Imbau aksi unjuk rasa dilakukan dengan tertib

Ada Demo Buruh Hari Ini, Polri: Cukup Perwakilan Gak Usah Bawa MassaDemo buruh di Palembang tolak omnibus law (IDN Times/Rangga Erfizal)

Jenderal bintang dua ini berharap, aksi unjuk rasa dilakukan dengan tertib. Dia juga meminta, para demonstran mewaspadai adanya provokasi untuk membuat demo menjadi anarkis.

“Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat baik di Jakarta atau pun di daerah yang ingin menyampaikan aspirasi untuk tetap tertib, damai dan mematuhi aturan hukum yang berlaku," ujar Argo.

Baca Juga: Ada Demo di Sekitar Istana, Ini Daftar Rute yang Dialihkan

2. Ini rute yang dialihkan di sekitar Istana

Ada Demo Buruh Hari Ini, Polri: Cukup Perwakilan Gak Usah Bawa MassaIlustrasi pengalihan arus lalu lintas (Dok. Humas Transjakarta)

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Istana Merdeka untuk mengantisipasi aksi buruh yang kontra terhadap UU Cipta Kerja.

"Hindari Kawasan Istana Merdeka dan Jalan MH Thamrin," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo seperti dikutip dari ANTARA, hari ini.

Berikut rute pengalihan lalu lintas yang disiapkan:

  1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran III diluruskan ke Traffic Light Harmoni.
  2. Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira.
  3. Arus lalu lintas dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.
  4. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha dibelokkan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih.
  5. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.
  6. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke Jalan Museum dibelokkan ke kiri maupun ke kanan, arus lalu lintas dari Jalan Majapahit yang akan belok ke kiri ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit.
  7. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jalan Juanda dan arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun dibelokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.

3. Ada 32 serikat buruh yang akan menggelar aksi di 24 provinsi

Ada Demo Buruh Hari Ini, Polri: Cukup Perwakilan Gak Usah Bawa MassaIlustrasi buruh. IDN Times/Debbie Sutrisno

Berdasarkan penuturan Argo Yuwono, hari ini ada 32 serikat buruh yang akan menggelar demonstrasi di 24 provinsi. Di antaranya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN dan Gerakan Kesejahteraan Nasional. Di wilayah Jabotabek, demonstrasi akan dipusatkan di Istana dan MK. Titik kumpul para buruh di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
 
Tiga ormas Islam yakni GNPF Ulama, Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 juga akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes Prancis. Aksi itu imbas dari pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang dianggap menghina agama Islam.

Baca Juga: Buruh dan 211 Gelar Demo Hari Ini, Satgas Ingatkan Bahaya COVID-19

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya