Comscore Tracker

Awasi Pengaturan Skor, Satgas Anti-Mafia Bola Gandeng Puspom TNI

Satgas Anti-Mafia Bola juga awasi perekrutan Timnas U-20

Jakarta, IDN Times - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola Polri, Brigjen Pol. Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya terus mengawal dugaan pengaturan sepakbola di Indonesia. Pihaknya bahkan menggandeng PSSI hingga Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

"Untuk apa? Mana kala antisipasi ada keterlibatan dari anggota TNI. Maka Satgas sudah ajak dari Puspom TNI sampai dengan di (12) wilayah," kata Hendro di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (26/2).

1. Satgas hadir di 12 wilayah Indonesia

Awasi Pengaturan Skor, Satgas Anti-Mafia Bola Gandeng Puspom TNIKonpers Satgas Anti-Mafia Bola Polri (IDN Times/Axel Jo Harianja)

Hendro menjelaskan, Satgas Anti-Mafia Bola juga hadir di 12 wilayah yang dijadikan pusat pertandingan Liga 1 hingga Liga 3. Satgas Wilayah kata Hendro, akan berkoordinasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) untuk mengantisipasi terjadinya pengaturan skor.

"Sudah dibentuk semuanya. Kemarin terakhir di Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, dan Aceh. Semua sudah terbentuk," katanya.

Baca Juga: Satgas Anti-Mafia Bola Perpanjang Masa Penahanan Tersangka Mafia Skor

2. Satgas Anti-Mafia Bola awasi perekrutan Timnas U-20

Awasi Pengaturan Skor, Satgas Anti-Mafia Bola Gandeng Puspom TNIKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus (IDN Times/Axel Joshua Harianja)

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus mengatakan, Satgas Anti-Mafia Bola Polri bakal mengawasi proses rekrutmen pemain Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-20.

"Satgas Anti-Mafia Bola Jilid 3 juga mengawasi rekrutmen pemain untuk kejuaraan dunia U-20 yang dilaksanakan pada 2021 nanti di Indonesia,'' kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/2).

Saat ditanyai apakah ada indikasi kecurangan dalam proses perekrutan, Yusri menegaskan tidak ada. Pengawasan dilakukan guna mengetahui bagaimana proses perekrutan pemain.

"Kita arahkan aja kesana biar semua nanti transparan. Kita enggak bisa bilang ada (kecurangan). Kita akan mengawasi bagaimana proses rekrutmen pemain-pemain untuk nanti kejuaraan dunia U-20 nanti. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Yusri.

3. Satgas Anti-Mafia Bola Jilid 3 bekerja hingga enam bulan ke depan

Awasi Pengaturan Skor, Satgas Anti-Mafia Bola Gandeng Puspom TNIKetua Media Satgas Anti-Mafia Bola, Brigjen Pol. Hendro Pandowo (IDN Times/Axel Jo Harianja)

Yusri sebelumnya mengatakan, Satgas Anti-Mafia Bola Jilid 3 resmi bekerja sejak Sabtu (1/2) lalu.

"Sprindiknya (surat perintah penyidikan) sudah di tanda tangani oleh Pak Kapolri (Jenderal Polisi Idham Azis). Diberlakukan selama kurang lebih 6 bulan," katanya.

Yusri menjelaskan, ada beberapa tugas dari tim tersebut. Di antaranya memetakan kasus-kasus yang sudah naik ke tahap satu dan dua, hingga memonitor pertandingan sepak bola Liga 1 hingga 3. "(Kemudian) mencegah terjadinya match fixing," ucap Yusri.

Baca Juga: Satgas Anti-Mafia Bola Tangkap 2 DPO Pengaturan Skor di Liga 3

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya