Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Wisata Edukasi Tiap Dua Pekan

Namu Balai Kota dibuka sebagai ruang wisata edukasi untuk mengenal sejarah Jakarta dan aktivitas pemerintahan.
Program berlangsung setiap dua pekan dengan tur, kegiatan komunitas, bazar UMKM, serta aktivitas edukatif bagi anak-anak dan generasi muda.
Pengunjung dapat mengakses berbagai layanan publik, edukasi keselamatan dan lingkungan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal sejarah Jakarta dan aktivitas pemerintahan melalui wisata edukasi, kegiatan komunitas, hingga layanan publik.
“Balai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah,” ujar Rano, Sabtu (17/10/2026).
1. Namu Balai Kota buka setiap dua pekan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10/2026) (Dok/Humas Pemprov DKI Jakarta). Namu Balai Kota berlangsung setiap dua pekan pada Sabtu, pukul 08.00-16.00 WIB.
Warga dapat melakukan reservasi melalui aplikasi JAKI atau laman resmi Pemprov DKI Jakarta. Pengunjung juga bisa mengikuti tur ke Pendopo dan sejumlah sudut bersejarah di kawasan pusat pemerintahan.
2. Ada tur edukasi hingga aktivitas komunitas

Raffi Ahmad bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (26/3/22/2026). (Instagram.com/raffinagita1717) Program ini menghadirkan Tur Balai Kota, Kids on Air di Studio Berita Jakarta, pemutaran film melalui Jakarta Cinema Experience, serta ruang aktivitas komunitas dan bazar UMKM.
Anak-anak dan generasi muda juga dapat melihat langsung lingkungan kerja pemerintahan dan pusat pemantauan Jakarta Smart City.
“Saya ingin anak-anak Jakarta yang datang ke sini pulang dengan membawa mimpi besar. Mereka bisa melihat bagaimana kota ini dikelola, lalu terinspirasi untuk kelak menjadi perencana kota, ahli teknologi, arsitek, atau pelayan publik yang siap melanjutkan pembangunan Jakarta,” kata Rano.
3. Warga bisa mengakses layanan publik

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10/2026) (Dok/Humas Pemprov DKI Jakarta). Namu Balai Kota turut menyediakan Mini Mall Pelayanan Publik, termasuk layanan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, perpustakaan keliling, informasi perizinan, pembayaran PBB, dan penjualan produk pangan.
Pengunjung juga dapat mengikuti edukasi pemilahan sampah, latihan pencegahan kebakaran, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan, program tersebut telah diuji coba pada 3 Oktober 2026 dengan sekitar 300 pengunjung terdaftar. Saat peluncuran, jumlah pengunjung mencapai sekitar 500 orang.




















