Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BEM FH UBK: Gibran Akan Sampaikan Aspirasi Mahasiswa ke Prabowo
Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertemu perwakilan mahasiswa di Istana Wapres (IDN Times:Dini Suciatiningrum)
  • Gibran Rakabuming Raka menerima aspirasi mahasiswa UBK dalam pertemuan tertutup di Istana Wakil Presiden yang berlangsung lebih dari satu jam.
  • Mahasiswa menyerahkan hasil kajian kepada Gibran, yang berjanji akan menyampaikan poin-poin tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk ditindaklanjuti.
  • BEM UBK memberi tenggat 5x24 jam bagi pemerintah menanggapi tuntutan mereka, sebelum menggelar aksi lanjutan jika tidak ada respons.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak-kakak mahasiswa dari kampus UBK yang datang ke Istana Wakil Presiden. Mereka ngobrol lama sama Pak Gibran, wakil presiden. Kakak-kakak itu kasih hasil belajar mereka dan minta tolong disampaikan ke Pak Prabowo, presiden. Pak Gibran bilang iya. Tapi kalau belum ada kabar dalam lima hari, kakak-kakak itu mau demo lagi di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertemuan antara BEM Fakultas Hukum UBK dan Wakil Presiden Gibran menunjukkan adanya ruang dialog yang terbuka antara mahasiswa dan pemerintah. Sikap Gibran yang menerima hasil kajian serta berkomitmen menyampaikannya kepada Presiden mencerminkan respons positif terhadap partisipasi generasi muda, sementara niat baik mahasiswa menegaskan semangat konstruktif dalam menjaga stabilitas nasional melalui jalur komunikasi langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Ketua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi, menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terbuka menerima aspirasi mahasiswa dalam pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari satu jam di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Menurut Abdi, Gibran menerima hasil kajian yang disampaikan mahasiswa dan berjanji akan menyampaikan poin-poin tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk ditindaklanjuti.

"Mas Wapres terbuka dan menerima hasil kajian kami. Beliau akan mengonsolidasi dan memberitahukan kepada pimpinan, lebih khusus Presiden Prabowo Subianto. Dia akan sounding lagi," ujar Abdi.

Abdi mengatakan, keputusan melakukan pertemuan secara tertutup merupakan kesepakatan antara mahasiswa dan pihak pemerintah. Menurutnya, mahasiswa datang dengan niat baik agar persoalan yang mereka soroti dapat disampaikan melalui dialog.

"Karena memang kami tidak ada unsur lain. Kami niat baik untuk bagaimana Indonesia ini aman-aman saja," katanya.

Meski demikian, mahasiswa tetap memberikan tenggat waktu 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons tuntutan mereka. Apabila dalam batas waktu tersebut tidak ada tindak lanjut, mahasiswa memastikan akan kembali turun ke jalan dengan aksi lanjutan.

"Kita akan turun lagi dan melakukan aksi berjilid-jilid," tegas Abdi.

Editorial Team

Related Article