Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BEM SI Demo di DPR Hari Ini, Polda Metro Siapkan 3.983 Personel Gabungan
BEM SI gelar aksi teatrikal saat demo di gerbang utama Gedung DPR RI Jakarta Pusat pada Kamis (4/9/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • BEM SI menjadwalkan aksi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, mulai pukul 13.00 WIB pada Senin (5/10/2026).

  • Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan aksi dan 46 kegiatan penyampaian pendapat lainnya.

  • Pengamanan mencakup lokasi aksi, jalur peserta, kawasan strategis, serta pengaturan lalu lintas dengan pendekatan persuasif dan humanis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (5/10/2026)

BEM SI akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BEM SI akan menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR.
  • Who?
    BEM SI menggelar aksi, sementara Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk pengamanan.
  • Where?
    Aksi berlangsung di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Personel juga ditempatkan di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.
  • When?
    Senin (5/10/2026), mulai pukul 13.00 WIB.
  • Why?
    Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, serta menjaga aktivitas warga lainnya.
  • How?
    Personel ditempatkan di lokasi aksi, jalur pergerakan peserta, kawasan strategis, dan titik pengaturan lalu lintas dengan pendekatan persuasif dan humanis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BEM SI mau berkumpul dan menyampaikan pendapat di depan Gedung DPR/MPR. Aksinya dimulai pukul 13.00 WIB pada Senin, 5 Oktober 2026. Polisi, tentara, dan petugas pemerintah menyiapkan 3.983 orang untuk menjaga kegiatan tetap aman dan tertib. Polisi juga mengatur jalan jika lalu lintas menjadi padat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengamanan yang melibatkan Polri, TNI, Pemda DKI Jakarta, dan pengamanan dalam diarahkan untuk menjaga penyampaian aspirasi tetap aman serta tertib. Penempatan personel di lokasi kegiatan, jalur pergerakan peserta, dan titik lalu lintas menunjukkan adanya upaya menyesuaikan pengamanan dengan kebutuhan di lapangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan poster "Seruan Aksi Nasional" yang diunggah melalui akun Instagram BEM SI, @bem_si, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.

“Betul (BEM SI gelar aksi hari ini),” kata salah satu anggota BEM SI, Presiden Mahasiswa Universitas Binaniaga Bogor, M. Azrin Nahusy kepada IDN Times.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya akan melakukan pengamanan terhadap aksi tersebut. Sebanyak 3.983 personel gabungan disigakan.

Budi menjelaskan, jumlah personel pengamanan tidak hanya untuk melayani aksi BEM SI, tapi juga 46 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari ini.

“Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga lainnya tetap berjalan,” kata Budi, dalam keterangan tertulisnya.

Adapun personel yang dikerahkan ini terdiri dari 3.219 personel Polri, 255 personel TNI, 109 personel Pemda DKI Jakarta, serta 400 personel pengamanan dalam. Personel akan ditempatkan menyesuaikan karakter, lokasi, dan kebutuhan masing-masing kegiatan.

“Pelayanan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi serta pendekatan persuasif dan humanis. Personel juga diarahkan tetap profesional, prosedural, proporsional, dan terukur dengan mengutamakan keselamatan seluruh pihak,” kata Budi.

Selain di lokasi penyampaian aspirasi, personel disiapkan pada jalur pergerakan peserta, kawasan strategis, serta titik-titik pengaturan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan kondisi arus kendaraan dan perkembangan kegiatan di lapangan.

“Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi kegiatan diimbau merencanakan perjalanan lebih awal, mempertimbangkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article