Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BKPRMI Nilai Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Bisa Perkuat Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Prancis, Kamis (28/5/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
  • BKPRMI menyambut positif kunjungan luar negeri Presiden Prabowo yang dianggap sebagai strategi diplomasi untuk memperkuat posisi Indonesia dan membuka peluang investasi serta kerja sama ekonomi global.
  • BKPRMI menilai dampak diplomasi tidak langsung terasa, namun berpotensi meningkatkan investasi, lapangan kerja, transfer teknologi, dan kepercayaan dunia terhadap ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
  • BKPRMI mengajak seluruh elemen bangsa mendukung langkah pemerintah agar Indonesia makin diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi regional dan global melalui diplomasi yang konsisten dan strategis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
4 Juni 2026

Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, Sedek Rahman Bahta, menyampaikan pernyataan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis memperkuat kepentingan nasional dan posisi Indonesia di forum internasional.

kini

BKPRMI menilai diplomasi aktif Presiden Prabowo akan memperkuat ekonomi nasional jangka panjang serta mengajak seluruh elemen bangsa mendukung upaya pemerintah memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dewan Pengurus Pusat BKPRMI menyampaikan pandangan positif terhadap kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang dinilai dapat memperkuat ekonomi nasional melalui diplomasi dan kerja sama internasional.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, Sedek Rahman Bahta, menanggapi kegiatan diplomasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Jakarta, sementara kunjungan luar negeri Presiden berlangsung di sejumlah negara mitra strategis Indonesia.
  • When?
    Keterangan diberikan pada Kamis, 4 Juni 2026, bersamaan dengan rangkaian kunjungan luar negeri Presiden yang masih berlangsung.
  • Why?
    Kunjungan tersebut dianggap sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, menarik investasi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi global.
  • How?
    Melalui diplomasi tingkat tinggi dan partisipasi aktif dalam forum internasional guna membuka peluang kerja sama ekonomi jangka panjang bagi Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo pergi ke luar negeri dan orang-orang dari BKPRMI bilang itu bagus. Mereka bilang kunjungan itu bisa bikin Indonesia jadi lebih kuat dan banyak teman dari negara lain. Katanya nanti bisa ada kerja sama, investasi, dan pekerjaan baru. Sekarang semua orang diminta dukung supaya ekonomi Indonesia makin baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan BKPRMI mencerminkan optimisme terhadap peran aktif Presiden Prabowo dalam diplomasi internasional yang dinilai mampu memperkuat posisi Indonesia di dunia. Melalui pendekatan ini, peluang investasi dan perdagangan diyakini akan terbuka lebih luas, sementara kehadiran Indonesia di forum global menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) menyambut positif rangkaian kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi diplomasi nasional untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global sekaligus membuka peluang investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang berdampak pada perekonomian nasional.

Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, Sedek Rahman Bahta, mengatakan, diplomasi tingkat tinggi menjadi instrumen penting di tengah ketatnya persaingan global saat ini. Menurut dia, langkah aktif Presiden di forum internasional akan memberi dampak jangka panjang bagi Indonesia.

1. Langkah strategis memperkuat kepentingan nasional

Presiden Prabowo Subianto tiba di Prancis, Selasa (26/5/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

BKPRMI menilai kunjungan luar negeri Presiden Prabowo merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepentingan nasional. Diplomasi tersebut dipandang dapat memperluas akses pasar, meningkatkan daya tarik investasi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global. Bahta menekankan pentingnya kehadiran Indonesia dalam forum internasional.

“Presiden harus hadir di berbagai forum internasional untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian penting dalam menentukan arah kerja sama ekonomi dan pembangunan global,” ujar Bahta dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

2. Diplomasi dinilai perkuat ekonomi jangka panjang

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka bersama Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, Sedek Rahman Bahta di Istana Wapres, Jakarta (dok. Istimewa)

BKPRMI menilai, dampak diplomasi tidak selalu dapat dirasakan secara instan. Namun, hasilnya akan terlihat dalam jangka panjang melalui peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, transfer teknologi, serta meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

Menurut BKPRMI, konsistensi diplomasi menjadi faktor penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

3. Kekuatan ekonomi Indonesia semakin diperhitungkan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba memanggil Presiden Prabowo Subianto saat tengah memberikan pidatonya, usai penandatanganan dokumen perjanjian perdamaian pada KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Senin (13/14/2025). (Youtube News18)

BKPRMI lantas mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Dukungan tersebut dinilai penting agar Indonesia dapat semakin diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi di tingkat kawasan maupun global.

“Diplomasi yang kuat akan memperkuat ekonomi nasional dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ucap dia.

Editorial Team

Related Article