Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMKG Prediksi Terjadi Hujan 15-16 Juli di Musim Kemarau, Apa Sebabnya?
Ilustrasi hujan petir. (IDN Times/Arief Rahmat)
  • BMKG memprediksi hujan terjadi pada 15–16 Juli 2026 di tengah musim kemarau akibat pengaruh Ex-Siklon Tropis Haishen yang terdeteksi di utara Papua.
  • Pada 15 Juli, wilayah Papua berstatus siaga hujan lebat-sangat lebat, sementara beberapa daerah lain seperti Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat berpotensi hujan sedang hingga lebat.
  • BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi serta selalu memeriksa informasi cuaca dari sumber resmi BMKG, bukan dari media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
BMKG bilang nanti tanggal 15 dan 16 Juli bakal ada hujan walau sekarang musim kemarau. Katanya itu karena ada angin besar namanya Siklon Haishen di laut dekat Papua. Daerah Papua bisa hujan deras banget, juga Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat. BMKG minta orang hati-hati dan lihat info cuaca dari BMKG saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi hujan pada 15-16 Juli 2026. Lalu, kenapa ada prediksi hujan saat musim kemarau?

Hal itu disebabkan karena adanya Siklon Tropis Haishen yang berkembang dari bibit Siklon Tropis 97W. Siklon tersebut kini berubah menjadi Ex- Siklon Tropis Haishen yang terdeteksi berada di sekitar Samudra Pasifik. Lokasi persisnya berada di sekitar utara Papua.

1. Papua diprediksi hujan lebat pada 15 Juli

Ilustrasi hujan. (IDN Times/Ayu Afria)

BMKG memprediksi, ada sejumlah wilayah di Indonesia terjadi hujan lebat pada 15 Juli 2026. Informasi itu disampaikan BMKG melalui akun Instagram @infoBMKG.

Peringatan dini hujan tanggal 15 Juli 2026:

Waspada (hujan sedang-lebat)

Kalimantan Barat Dan Sulawesi Barat

Siaga (hujan lebat-sangat lebat)

Papua

Awas (Hujan sangat lebat-esktrem)

Nihil

Peringatan dini angin kencang

Banten, Sumatra Utara, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Nusa Tengara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenhah, Sulawesi Utara.

2. Prediksi 16 Juli 2026

Ilustrasi hujan (IDN Times/ Arief Rahmat)

Berikut peringatan dini hujan tanggal 16 Juli 2026:

Waspada (hujan sedang-lebat)

Sumatra Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Pegunungan dan Papua.

Siaga (hujan lebat-sangat lebat)

Nihil

Awas (Hujan sangat lebat-esktrem)

Nihil

Peringatan dini angin kencang

Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara.

3. Kesiapsiagaan adalah kunci

Ilustrasi hujan (IDN Times/Ayu Afria)

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana yang terjadi. Menurut BMKG, kesiapsiagan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi prediksi cuaca di media sosial. BMKG meminta mengecek ke sumber asli BMKG terkait informasi cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi dan tsunami.

Editorial Team

Related Article