Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anggota V BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Mekanisme Penentuan Opini BPK
Bobby Adhityo Rizaldi (IDN Times/Aryodamar)
  • Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa sekitar delapan jam terkait mekanisme penentuan opini BPK di Kabupaten Muara Enim.

  • KPK mendalami dugaan pengondisian temuan audit yang berujung pada perubahan opini WDP menjadi WTP.

  • Penyidikan mencakup penggeledahan rumah Bobby, penyitaan barang bukti elektronik, dan penetapan lima tersangka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting didalami KPK?
Vote Now
awal 2026

BPK Sumatra Selatan memeriksa Laporan Keuangan Pemkab Muara Enim Tahun Anggara 2025. Pemeriksaan menemukan hasil audit melebihi batas materialitas dalam LHP keuangan Pemkab Muara Enim.

Mei 2026

Edison memerintahkan Rusdi Hairullah mengurus LHP audit BPK melalui Augus alias Angga.

Kamis (11/6/2026)

Achmad Taufik menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, mengenai tindak lanjut perintah tersebut.

Senin (28/9/2026)

Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa sekitar delapan jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, terkait mekanisme penentuan opini BPK.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting didalami KPK?
Vote Now
  • What?
    Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa terkait mekanisme penentuan opini BPK dan dugaan pengondisian temuan audit di Kabupaten Muara Enim.
  • Who?
    Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa KPK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan materi pemeriksaan.
  • Where?
    Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Dugaan pengondisian audit berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
  • When?
    Bobby diperiksa pada Senin (28/9/2026) selama sekitar delapan jam.
  • Why?
    KPK mendalami mekanisme penentuan opini serta dugaan pengubahan opini dari WDP menjadi WTP.
  • How?
    KPK meminta penjelasan mengenai proses di perwakilan dan pusat, hubungan dengan pihak swasta, serta keterkaitan dengan oknum internal BPK.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting didalami KPK?
Vote Now

Bobby diperiksa KPK selama sekitar delapan jam. Ia ditanya tentang cara menentukan opini BPK untuk Muara Enim. KPK juga pernah menggeledah rumahnya dan mengambil barang elektronik. Kasus ini melibatkan pejabat BPK, pemerintah daerah, dan orang swasta. Penyidik masih memeriksa bukti dan orang-orang yang terkait.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting didalami KPK?
Vote Now

Pemeriksaan Bobby dan penyitaan barang bukti elektronik menunjukkan proses penyidikan berjalan dengan pendalaman terhadap mekanisme audit, hubungan antarpihak, serta dokumen atau perangkat yang berkaitan. Keterangan dari pejabat KPK juga memperlihatkan bahwa proses pemberkasan perkara terus dilakukan berdasarkan informasi dan bukti yang dikumpulkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting didalami KPK?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo Rizaldi mengaku dicecar soal mekanisme penentuan opini BPK di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. Ia diperiksa sekitar delapan jam terkait hal tersebut.

“Adapun mengenai materi penyidikan hal itu bukan kapasitas kami jadi silakan langsung ditanyakan kepada penyidik KPK. Saya ucapkan terima kasih,” kata Bobby di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

1. KPK minta Bobby jelaskan soal mekanisme opini BPK

Bobby Adhityo Rizaldi (IDN Times/Aryodamar)

Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Bobby diperiksa terkait mekanisme penentuan opini di BPK. Bobby diminta menjelaskan soal dugaan pengondisian temuan audit yang dilakukan oleh tim auditor BPK di Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang kemudian berujung pada dugaan pengubahan opini dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Bagaimana proses di perwakilan dan bagaimana proses di pusatnya, termasuk juga bagaimana kaitannya dengan pihak swasta, saudara AG yang juga diamankan pada saat peristiwa tertangkap tangan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini,” jelas Budi.

“Bagaimana keterkaitan atau hubungan dari pihak swasta tersebut kepada oknum-oknum di internal BPK. Semuanya masih terus didalami oleh penyidik untuk melengkapi pemberkasan perkara, penyidikan perkara ini,” lanjutnya.

2. Rumah Bobby sempat digeledah KPK

Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi (IDN Times/Aryodamar)

Sebelumnya, rumah Bobby di kawasan Jakarta Selatan sempat digeledah KPK. Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah bukti seperti barang bukti elektronik (BBE).

Penyitaan ini dilakukan untuk kebutuhan penyidikan. Nantinya barang bukti tersebut akan diekstraksi dan dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

3. Kasus terungkap lewat OTT KPK

Barang bukti OTT pejabat BPK Sumatra Selatan (IDN Times/Aryodamar)

KPK menetapkan lima tersangka usai melakukan OTT terhadap pejabat BPK. Mereka adalah Bupati Muara Enim, Edison, Augusz Dewanggara (swasta), Titin Rita Lestari (ASN Pengendali Teknis), Cory Erin Hardi (Marketing PT Millenium Solusi Abadi), dan Fika (Direktur PT Millenium Solusi Abadi).

Angga dan Titin diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan/atau Pasal 606 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 20 huruf c Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kemudian, Edison, Cory, dan Fika sebagai pemberi suap dijerat dengan pasal 605 huruf a dan/atau huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 606 ayat(1)Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kasus ini bermula ketika BPK Sumatra Selatan memeriksa Laporan Keuangan Pemkab Muara Enim Tahun Anggara 2025 pada awal 2026. Berdasarkan pemeriksaan BPK, ditemukan hasil audit melebihi batas materialitas dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Pemkab Muara Enim.

Kemudian, Edison pada Mei 2026 memerintahkan Rusdi Hairullah selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan untuk mengurus LHP audit BPK itu melalui Augus alias Angga.

"Untuk menindaklanjuti perintah tersebut, RSH meminta ABN (Abi Nurwardani) selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026 menemui AGG (Angga) lewat sudara MYN (Mulyono) selaku pihak swasta atau perantaranya," ujar Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Menurutmu, apa fokus utama pemeriksaan Bobby?

Apa yang paling penting didalami KPK?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article