Jakarta, IDN Times - Rengginang, jamur, dan tempe selama ini dikenal sebagai bagian dari makanan keseharian masyarakat Indonesia. Di tangan NOMNOM, ketiga bahan tersebut mampu diolah menjadi camilan yang menarik perhatian pasar internasional. Terlebih, setelah memperoleh respons positif dalam pameran di Singapura yang difasilitasi BRI, UMKM ini tengah mempersiapkan langkah ekspansi ke pasar Negeri Singa.
Diketahui, NOMNOM mulai dirintis oleh Erwin Jogisaputra pada tahun 2016 dengan visi menghadirkan camilan sehat berbahan baku lokal yang mampu diterima pasar global. Berawal dari pengembangan rengginang panggang sebagai alternatif camilan yang lebih sehat, Erwin terus melakukan berbagai inovasi produk dengan mengangkat kekayaan pangan lokal Indonesia agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.
“Dalam perjalanan mengembangkan usaha, saya telah menjadi nasabah BRI sejak 2018. Awalnya, saya memanfaatkan berbagai layanan perbankan BRI untuk mendukung aktivitas transaksi dan operasional bisnis. Puji Tuhan, seiring berkembangnya usaha, saya pun diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai program pemberdayaan UMKM yang dihadirkan BRI,” ucapnya.
