Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bukti OTT KPK di Imigrasi: 7 Mobil, 15 Motor, Ratusan Gram Emas
Puluhan barang bukti dari operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Imigrasi Jakarta Barat dibawa ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/6/2026). (IDNTimes/Aryodamar)
  • KPK mengamankan tujuh mobil, 15 motor, 11 sepeda, dan ratusan gram emas sebagai barang bukti hasil OTT pejabat Imigrasi di Jakarta.
  • Dalam operasi tersebut, total 17 orang ditangkap, termasuk mantan Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam serta sejumlah PNS dan pihak swasta.
  • Para tersangka diamankan di beberapa wilayah seperti Bali, Jawa Barat, dan Jakarta, sementara KPK masih memburu Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah barang bukti terkait operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Imigrasi seperti mobil, sepeda, motorz dan emas. Bukti-bukti tersebut saat ini telah dibawa ke KPK.

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya ada tujuh mobil, kemudian ada 15 motor, dan juga 11 sepeda ya, enam MTB dan juga empat Brompton. Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas ada sekitar ratusan gram," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Dalam OTT kali ini, KPK menangkap 17 orang. Salah satu sosok yang ditangkap adalah mantan Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam. Budi memerinci, delapan orang yang ditangkap merupakan penyelenggara negara dan PNS dan sembilan sisanya merupakan swasta.

"Di mana para pihak tersebut, dua orang swasta diamankan di wilayah Bali, kemudian satu orang PN diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Jawa Barat, Kakanwil Imigrasi Jawa Barat. Kemudian pihak-pihak lainnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya," jelas Budi.

Hingga artikel ini dimuat, 17 orang tersebut masih diperiksa KPK. Di sisi lain, KPK juga tengah memburu Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim yang terendus di Jakarta.

Editorial Team

Related Article