Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Margin Penugasan Naik, BULOG Siap Bukukan Laba Rp1,14 Triliun
Pemerintah telah menetapkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 tanggal 29 Juli 2026 yang secara resmi memberikan penyesuaian margin penugasan kepada BULOG menjadi 7 persen atau setara Rp970, meningkat signifikan dibandingkan skema sebelumnya yang hanya sekitar Rp50. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memperkuat keberlanjutan penugasan publik yang diemban BULOG. (Dok. BULOG)
  • Pemerintah menaikkan margin penugasan BULOG menjadi 7 persen atau Rp970, dari sekitar Rp50, serta memberi keringanan bunga perbankan yang menghemat fiskal Rp1,07 triliun.
  • BULOG memproyeksikan laba Rp1,14 triliun pada akhir 2026, yang berpotensi menjadi laba pertama sepanjang sejarah perusahaan berkat penguatan tata kelola dan efisiensi.
  • Penguatan keuangan akan diarahkan untuk pemeliharaan gudang, penyimpanan pangan, dan pengawasan mutu, sambil memperluas sinergi lintas sektor demi ketahanan pangan nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perum BULOG memproyeksikan laba Rp1,14 triliun pada akhir 2026, yang berpotensi menjadi laba pertama sepanjang sejarah perusahaan.
  • Who?
    Perum BULOG, Presiden Republik Indonesia, jajaran pemerintah, serta Direktur Utama BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani terlibat dalam kebijakan dan pelaksanaan penugasan pangan.
  • Where?
    Kebijakan berlaku bagi Perum BULOG sebagai operator pangan nasional, dengan penguatan layanan gudang, penyimpanan komoditas, dan pengawasan mutu di seluruh rantai penugasan.
  • When?
    Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 ditetapkan pada 29 Juli 2026. Proyeksi laba BULOG ditargetkan hingga akhir 2026.
  • Why?
    Penyesuaian margin penugasan dan keringanan bunga perbankan diberikan untuk memperkuat keberlanjutan penugasan publik BULOG serta meningkatkan efisiensi fiskal pemerintah.
  • How?
    Margin penugasan BULOG dinaikkan menjadi 7 persen atau Rp970 dari sekitar Rp50, disertai keringanan bunga pembiayaan operasional yang menghasilkan efisiensi fiskal Rp1,07 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perum BULOG menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran pemerintah, khususnya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara atas dukungan kebijakan yang telah diberikan dalam memperkuat peran BULOG sebagai operator pangan nasional.

Berbagai kebijakan strategis yang diambil pemerintah telah memberikan ruang yang lebih kuat bagi BULOG untuk menjalankan penugasan secara optimal, sekaligus menciptakan efisiensi fiskal bagi negara.

1. Kebijakan pemerintah menjadi fondasi penguatan kinerja BULOG

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 tanggal 29 Juli 2026 yang secara resmi memberikan penyesuaian margin penugasan kepada BULOG menjadi 7 persen atau setara Rp970, meningkat signifikan dibandingkan skema sebelumnya yang hanya sekitar Rp50. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memperkuat keberlanjutan penugasan publik yang diemban BULOG. (Dok. BULOG)

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 tanggal 29 Juli 2026 yang secara resmi memberikan penyesuaian margin penugasan kepada BULOG menjadi 7 persen atau setara Rp970, meningkat signifikan dibandingkan skema sebelumnya yang hanya sekitar Rp50. Kebijakan ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memperkuat keberlanjutan penugasan publik yang diemban BULOG.

Kemudian pemerintah juga telah memberikan dukungan berupa keringanan bunga perbankan dalam pembiayaan operasional BULOG, yang menghasilkan efisiensi fiskal bagi pemerintah sebesar Rp1,07 triliun.

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han, menyampaikan bahwa dukungan pemerintah tersebut menjadi fondasi penting bagi transformasi BULOG sebagai lembaga pangan negara yang semakin profesional, sehat secara finansial, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dukungan penuh Bapak Presiden beserta jajaran pemerintah merupakan energi besar bagi BULOG untuk terus meningkatkan kinerja. Kebijakan-kebijakan strategis yang diberikan tidak hanya memperkuat pelaksanaan penugasan pemerintah, tetapi juga menciptakan tata kelola yang semakin sehat sehingga BULOG dapat menjalankan fungsinya secara berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal.

2. BULOG proyeksikan laba perdana sepanjang sejarah pada 2026

Perum BULOG mencatat capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. (Dok. BULOG)

Dengan berbagai kebijakan tersebut, BULOG memproyeksikan kinerja keuangan yang semakin positif. Hingga akhir tahun 2026, BULOG berpotensi membukukan laba sebesar Rp1,14 triliun. Capaian tersebut diproyeksikan menjadi yang pertama sepanjang sejarah berdirinya BULOG dan menjadi tonggak penting transformasi perusahaan, sekaligus mencerminkan lompatan signifikan dalam penguatan tata kelola, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis.

"Penguatan kondisi keuangan tersebut akan kami kembalikan untuk semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. BULOG akan menambah dukungan terhadap biaya operasional pemeliharaan gudang, memperkuat sistem penyimpanan komoditas pangan, serta menambah sumber daya manusia yang bertugas dalam pengawasan mutu (Quality Control) di seluruh rantai penugasan," kata Dirut BULOG.

3. Sinergi lintas sektor diperkuat untuk wujudkan swasembada pangan

Perum BULOG mencatat capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. (Dok. BULOG)

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh komoditas pangan yang dikelola dan disalurkan BULOG tetap memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Ke depan, BULOG berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dukungan pemerintah yang semakin kuat diharapkan menjadi fondasi bagi BULOG untuk terus menjalankan penugasan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan demi mewujudkan swasembada pangan Indonesia. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article