Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BUMD Jakarta Salurkan Bantuan untuk Gempa NTT Uang Tunai Rp1,11 Miliar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT, Kamis (20/8/2026). (Dok. Pemprov DKI)
  • BUMD, OPD, dan Baznas Bazis DKI Jakarta berkolaborasi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.
  • Kontribusi BUMD dan OPD mencakup uang tunai Rp1,11 miliar, 202 toren air, serta mobile water treatment plant senilai Rp2,5 miliar untuk kebutuhan air bersih.
  • Pemprov DKI juga mengirim pangan, perlengkapan darurat, dan kebutuhan medis melalui jalur udara dari Halim serta jalur laut dari Jakarta Utara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jakarta memberi bantuan untuk orang-orang yang kena gempa di NTT. Bank Jakarta, Transjakarta, dan perusahaan Jakarta lain memberi uang Rp1,11 miliar. Mereka juga memberi 202 tempat air dan alat untuk membuat air bersih. Makanan, selimut, tenda, dan obat juga dikirim. Bantuan sekarang dibawa lewat pesawat dan kapal ke NTT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta turut mengambil peran dalam aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, hingga Baznas Bazis DKI Jakarta.

Kontribusi BUMD yang terdiri dari Bank Jakarta, PAM Jaya, Pembangunan Jaya, Transjakarta, Pasar Jaya, Jakarta Propertindo, dan sejumlah BUMD lainnya tersebut menjadi bagian dari bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang secara simbolis dilepas dari halaman Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

“Pada hari ini kami melaksanakan pelepasan bantuan logistik bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini merupakan hasil dukungan dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyiapkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Marulitua di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

1. Uang tunai Rp1,11 miliar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT, Kamis (20/8/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Marulitua mengatakan, salah satu kontribusi datang dari BUMD dan OPD Pemprov DKI Jakarta yang memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp1,11 miliar.

"Dana tersebut menjadi bagian dari total bantuan yang disiapkan untuk membantu penanganan kebutuhan masyarakat terdampak gempa," ujarnya

2. Toren air 202 unit untuk korban

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas secara langsung pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT, Kamis (20/8/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Selain bantuan tunai, BUMD juga menyumbangkan bantuan berupa 202 unit toren air. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di lokasi terdampak bencana.

Tidak hanya itu, bantuan pengiriman mobile water treatment plant (WTP) senilai Rp2,5 miliar juga disiapkan untuk mendukung penyediaan air bersih di wilayah terdampak.

“Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pangan dan nonpangan, tetapi juga bantuan uang tunai sumbangan dari BUMD dan OPD Provinsi DKI Jakarta,” kata Marulitua.

3. Bantuan dikirim melalui jalur darat dan laut

Pemprov DKI Jakarta kirimkan bantaun ke NTT di Balai Kota, Kamis (20/8/2026)/Dini Suciatiningrum

Secara keseluruhan, bantuan Pemprov DKI Jakarta juga mencakup kebutuhan pangan dan perlengkapan darurat. BPBD DKI Jakarta menyalurkan makanan siap saji, biskuit, dan air mineral, serta berbagai kebutuhan nonpangan seperti kasur lipat, bantal, selimut, family kit, pakaian anak, terpal, dan karung.

Dinas Sosial DKI Jakarta turut menyiapkan air mineral, paket makanan anak, serta terpal atau tenda gulung. Sementara Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengirimkan sejumlah kebutuhan medis, antara lain cairan infus dan antiseptik. Baznas Bazis DKI Jakarta juga berpartisipasi dengan menyalurkan berbagai bahan pangan, seperti sarden, kornet, biskuit bayi, bubur bayi, bubur instan, mi instan, hingga rendang.

Marulitua menuturkan, seluruh bantuan tersebut akan diberangkatkan melalui jalur udara dan laut agar proses distribusi ke NTT dapat berjalan efektif dan terintegrasi dengan sistem penanganan bencana nasional.

“Seluruh kendaraan pengangkut bantuan bergerak menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Distribusi dilakukan melalui dua jalur, yakni jalur udara dari Bandara Halim Perdanakusuma dan jalur laut melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut di wilayah Komando Armada I, Jakarta Utara,” ungkapnya.

Editorial Team

Related Article