Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Ada Menteri di Kabinet Merah Putih Sakit saat Menjabat
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo menyatakan sejumlah menteri dan pembantunya sempat dilarikan ke rumah sakit akibat bekerja keras, termasuk pingsan, menjalani operasi, dan kelelahan.
  • Data IDN Times mencatat Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat upacara, sementara COO Danantara Dony Oskaria disebut Prabowo sempat beberapa minggu dirawat di rumah sakit.
  • Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sempat masuk rumah sakit untuk pemeriksaan, sedangkan Nanik S. Deyang mundur karena penyakit jantung dan menjalani pengobatan di Malaysia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
25 Januari 2026

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pingsan saat memimpin upacara penghormatan bagi korban pesawat ATR 42-500. Prabowo menelepon untuk memastikan kondisinya.

24 April 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mengalami sakit pinggang. Dokter memberinya delapan suntikan agar ia tetap dapat beraktivitas.

awal Mei 2026

Purbaya sempat diisukan ambruk dan dirawat di rumah sakit. Kementerian Keuangan membantah kabar tersebut.

4 Mei 2026

Purbaya mengklarifikasi bahwa ia sempat masuk rumah sakit untuk pemeriksaan biasa. Ia membantah menjalani rawat inap.

16 Mei 2026

Di Nganjuk, Prabowo menyebut COO Danantara Dony Oskaria sempat masuk rumah sakit selama beberapa minggu karena bekerja keras.

22 Juli 2026

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang mengundurkan diri karena penyakit jantung. Ia harus menjalani pengobatan di Malaysia.

Jumat (14/8/2026)

Prabowo menyatakan sejumlah menteri dan pembantunya sempat dilarikan ke rumah sakit akibat bekerja tanpa mengenal waktu. Ia menyebut ada yang pingsan, menjalani operasi, dan kelelahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sejumlah menteri dan pejabat tinggi di era Presiden Prabowo Subianto diketahui sempat mengalami gangguan kesehatan, termasuk pingsan, masuk rumah sakit, sakit pinggang, dan penyakit jantung.
  • Who?
    Sakti Wahyu Trenggono, Dony Oskaria, Purbaya Yudhi Sadewa, dan mantan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang tercatat mengalami kondisi kesehatan berbeda.
  • Where?
    Prabowo menyampaikan pernyataan itu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Nanik S. Deyang menjalani pengobatan penyakit jantung di Malaysia.
  • When?
    Pernyataan Prabowo disampaikan pada 14 Agustus 2026. Kasus kesehatan yang diketahui terjadi antara 25 Januari 2026 hingga 22 Juli 2026.
  • Why?
    Prabowo menyatakan sejumlah pejabat mengalami kelelahan karena bekerja tanpa mengenal waktu. Nanik S. Deyang mengundurkan diri karena penyakit jantung dan kebutuhan pengobatan.
  • How?
    Trenggono pingsan saat upacara, Dony disebut beberapa minggu berada di rumah sakit, Purbaya masuk rumah sakit untuk pemeriksaan, sedangkan Nanik mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo bilang ada beberapa pejabat yang sakit karena bekerja sangat keras. Menteri Trenggono pernah pingsan. Dony Oskaria pernah masuk rumah sakit. Menteri Purbaya sempat periksa ke rumah sakit karena sakit pinggang. Nanik Deyang punya sakit jantung dan pergi berobat ke Malaysia. Sekarang, mereka punya cerita sakit masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tuntutan kerja yang tinggi, perhatian terhadap kondisi para pejabat terlihat melalui komunikasi langsung Presiden kepada menteri yang sakit serta klarifikasi terbuka mengenai keadaan kesehatan mereka. Pengakuan atas keterbatasan fisik ini juga menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dijalankan dengan kesungguhan, sembari kondisi kesehatan tetap menjadi hal yang diperhatikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI menyampaikan adanya sejumlah menteri dan pembantunya di kabinet yang sempat dilarikan ke rumah sakit. Hal itu terjadi karena para pejabat tinggi itu disebut bekerja tanpa mengenal waktu.

"Ada yang pingsan, ada yang operasi, dan banyak yang kecapekan," kata Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, kondisi itu adalah bukti kesungguhan Kabinet Merah Putih dalam menjalankan amanat rakyat. Sebab, kata Prabowo, dirinya dan jajaran telah menerima amanah dengan penuh kehormatan guna bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dia mengatakan, Kabinet Merah Putih akan bekerja sekeras-kerasnya dan habis-habisan dalam bekerja bagi rakyat dan Bangsa Indonesia.

"Dalam kalender saya, tidak ada yang namanya tanggal merah," ujar dia.

Pernyataan tersebut bukan kali pertama diucapkan oleh Prabowo. Dia pernah menyampaikan hal serupa pada 16 Mei 2026 di Nganjuk dan 17 Juli 2026 di Malang.

Benarkah ada menteri atau pejabat tinggi di era Prabowo yang sakit hingga dirawat di rumah sakit?

Berdasarkan data IDN Times, terdapat empat menteri dan pejabat tinggi di era Prabowo yang diketahui sempat sakit. Pertama, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada 25 Januari 2026.

Ketika itu, Trenggono terekam kamera pingsan saat memimpin upacara penghormatan bagi korban pesawat ATR 42-500. Prabowo bahkan sampai menelepon Trenggono untuk memastikan kondisinya.

Kedua, COO Danantara, Dony Oskaria. Kondisi Dony yang sakit disampaikan langsung oleh Prabowo di Nganjuk. Ketika itu, Prabowo menyinggung absennya Dony di acara tersebut karena sibuk bekerja.

"Pasti dia sibuk. Orang kerja keras. Saking kerja keras sampai masuk rumah sakit, beberapa minggu di rumah sakit," kata Prabowo ketika itu.

Ketiga, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya pada 24 April 2026 mengaku sempat sakit pinggang. Dia mengatakan, diberikan delapan suntikan oleh dokter agar tetap dapat berdiri dan menjalankan aktivitas.

Pada awal Mei 2026 lalu, Purbaya sempat diisukan ambruk dan dirawat di rumah sakit. Kabar itu sempat dibantah oleh Kementerian Keuangan. Namun, pada 4 Mei 2026, Purbaya mengklarifikasi dan menyebut sempat masuk ke rumah sakit. Hanya saja, dia membantah sempat dirawat inap dan menyebut hanya melakukan pemeriksaan biasa.

"Iya (sempat) masuk rumah sakit tapi keluar lagi. Check up biasa lah," ujar Purbaya ketika itu.

Pejabat tinggi keempat yang diketahui sakit, yakni mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Dia memilih mengundurkan diri pada 22 Juli 2026 lantaran memiliki penyakit jantung dan harus menjalani pengobatan di Malaysia.

Dengan demikian, pernyataan Prabowo soal sejumlah menteri yang sempat dirawat di rumah sakit benar. Bahkan, ada satu nama pejabat tinggi yang disebut langsung oleh Prabowo pernah dirawat di rumah sakit.

Curated For You

Editorial Team

Related Article