Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bandara khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) atau IMIP Private Airport, di Morowali, Sulawesi Tengah.
Bandara khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) atau IMIP Private Airport, di Morowali, Sulawesi Tengah. (dok. IMIP)

Intinya sih...

  • Jokowi meresmikan Bandara Morowali, bukan IMIP

  • Jokowi resmikan kawasan industri IMIP pada 2015

  • Bantahan Jokowi sesuai dengan fakta

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sentilan keras dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin soal keberadaan bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, kembali mengingatkan publik akan sosok Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo. Nama Jokowi tiba-tiba disebut sebagai pejabat yang meresmikan bandara berstatus khusus yang tak melayani jadwal penerbangan umum itu.

Bandara IMIP disorot oleh Sjafrie pada Rabu, 20 November 2025, karena tidak dilengkapi perangkat negara seperti petugas bea cukai, imigrasi dan keamanan. Mantan Pangdam Jaya itu bahkan menyebut situasi di Bandara IMIP menyerupai ada otoritas lain di dalam Indonesia.

"Ini merupakan hal yang anomali di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita harus menegakan regulasi tapi ternyata masih terdapat celah-celah yang merupakan kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi, bahkan juga bisa berpengaruh terhadap stabilitas nasional," ujar Sjafrie di Morowali.

Di hari yang sama, Sjafrie memerintahkan dilakukan latihan terintegrasi di Morowali dengan melibatkan 26.998 prajurit dan sejumlah alutsista. Jokowi pun sudah membantah ikut meresmikan Bandara IMIP di Morowali. Ia bahkan berkomentar semua hal yang negatif kerap dikaitkan ke dirinya.

Apakah respons Jokowi itu sesuai fakta?

1. Jokowi resmikan Bandara Morowali bukan IMIP

Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo ketika meresmikan Bandara Morowali dan empat terminal bandara lainnya di Sulawesi pada 2018. (Dokumentasi Sekretariat Presiden)

Dikutip dari situs Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, ada dua bandara yang berlokasi di Morowali, Sulawesi Tengah yakni Morowali dan IMIP. Bandara Morowali adalah bandara umum dan melayani penerbangan sipil. Bandara tersebut dikelola oleh Ditjen Hubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Sedangkan Bandara IMIP merupakan bandara khusus yang dikelola swasta. Bandara tersebut tak melayani penerbangan umum dan dibangun untuk menunjang kinerja perusahaan dan mempersingkat waktu tempuh.

Laman Sekretariat Kabinet memaparkan, Jokowi meresmikan Bandara Maleo Morowali yang dikelola oleh Ditjen Perhubungan Udara pada 23 Desember 2018. Momen tersebut juga dijadikan momentum pempat terminal bandara lainnya di Pulau Sulawesi.

Keempat terminal bandara tersebut adalah Bandara Syukuran Aminudin Amir di Sulawesi Tengah, Terminal Bandara Haji Aeropala Selayar, Bandara Lagaligo-Bua, Sulawesi Selatan dan Bandara Betoambari, Sulawesi Tenggara.

Di laman Sekretariat Kabinet, juga terlihat foto Jokowi meresmikan Bandara Maleo. Video peresmiannya pun juga masih ada di akun YouTube resmi Sekretariat Kabinet.

Jokowi ketika itu mengatakan dengan adanya pembangunan keempat bandara itu dapat memudahkan mobilitas warga. "Jadi, warga juga bisa cepat pergi ke manapun. Selain itu, bisa juga untuk mengirimkan barang atau logistik ke manapun," kata Jokowi.

Sementara, Bandara IMIP diresmikan pada 3 Oktober 2019 oleh Managing Director PT IMIP, Hamid Mina, dan pimpinan Tsingshan Group, Wu Huadi. Momen peresmian bandara itu bertepatan dengan hari jadi ke-6 kawasan IMIP. Tsingshan Group diketahui merupakan holding company dari PT IMIP.

2. Jokowi resmikan kawasan industri IMIP pada 2015

Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara, mengutip laman resmi IMIP, kawasan industri itu memang benar diresmikan oleh Jokowi pada 29 Mei 2015. Di dalam kawasan tersebut terdiri dari beberapa pabrik yang dibangun untuk mengolah nikel menjadi berbagai produk turunan.

Selain itu, kawasan IMIP diinisiasi oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meneken nota kesepahaman dengan Presiden China, Xi Jinping pada 3 Oktober 2013 di Jakarta. MoU itu membahas pembangunan kawasan terpadu di Morowali. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Perindustrian Saleh Husein yang ditunjuk di era pemerintahan Jokowi pada Desember 2014.

Jokowi berkunjung untuk meresmikan smelter di kawasan IMIP milik Bintang Delapan dan Dingxin Group pada akhir Mei 2015. Pada 2019, Jokowi menjadikan kawasan IMIP sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Obyek Vital Nasional (OVN).

3. Bantahan Jokowi sesuai dengan fakta

Plant Bandara Khusus PT IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah (Dok. Tiktok diqi sokoy)

Dikutip dari situs Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Bandara IMIP berstatus bandara khusus yang tak melayani penerbangan berjadwal umum. Bandara itu pun hingga saat ini hanya melayani penerbangan domestik dengan pengawasan di bawah otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar. Pesawat jenis Airbus A-320 bisa didaratkan di sana.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Agustus 2025, pernah beri kewenangan bagi Bandara IMIP untuk dapat melayani penerbangan langsung dari dan atau ke luar negeri dalam keadaan tertentu. Ketika itu sifatnya sementara.

Tetapi, pada Oktober 2025, Menhub Dudy mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2025 yang isinya mencabut kewenangan bandara internasional bagi Bandara IMIP. Artinya, Bandara IMIP kembali berstatus bandara domestik.

Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), Alvin Lie mengatakan, petugas imigrasi dan bea cukai tidak wajib ada di dalam penerbangan domestik. Apalagi di bandara khusus.

"Boleh ada (petugas imigrasi dan bea cukai), boleh tidak ada," ujar Alvin kepada IDN Times melalui telepon pada Jumat, 28 November 2025.

Melihat temuan fakta dan membandingkannya dengan respons Jokowi, maka benar mantan Wali Kota Solo itu tak pernah meresmikan Bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah.

Editorial Team