Jakarta, IDN Times - Sentilan keras dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin soal keberadaan bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, kembali mengingatkan publik akan sosok Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo. Nama Jokowi tiba-tiba disebut sebagai pejabat yang meresmikan bandara berstatus khusus yang tak melayani jadwal penerbangan umum itu.
Bandara IMIP disorot oleh Sjafrie pada Rabu, 20 November 2025, karena tidak dilengkapi perangkat negara seperti petugas bea cukai, imigrasi dan keamanan. Mantan Pangdam Jaya itu bahkan menyebut situasi di Bandara IMIP menyerupai ada otoritas lain di dalam Indonesia.
"Ini merupakan hal yang anomali di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita harus menegakan regulasi tapi ternyata masih terdapat celah-celah yang merupakan kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi, bahkan juga bisa berpengaruh terhadap stabilitas nasional," ujar Sjafrie di Morowali.
Di hari yang sama, Sjafrie memerintahkan dilakukan latihan terintegrasi di Morowali dengan melibatkan 26.998 prajurit dan sejumlah alutsista. Jokowi pun sudah membantah ikut meresmikan Bandara IMIP di Morowali. Ia bahkan berkomentar semua hal yang negatif kerap dikaitkan ke dirinya.
Apakah respons Jokowi itu sesuai fakta?
