Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Menham Pigai Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes
Narasi di sosial media yang menyatakan Menteri HAM Natalius Pigai meminta warga belanja Rp1 Juta di Kopdes Merah Putih (Dok/KemenHAM)
  • KemenHAM menegaskan klaim bahwa Menteri HAM Natalius Pigai meminta warga desa belanja Rp1 juta di Koperasi Desa Merah Putih adalah hoaks dan tidak pernah disampaikan secara resmi.
  • Foto yang digunakan dalam unggahan hoaks ternyata berasal dari dokumentasi rapat kerja Komisi XIII DPR dengan Menteri HAM pada Februari 2026, bukan dari acara terkait koperasi.
  • KemenHAM mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran informasi palsu di media sosial yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan berbagai pihak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Narasi yang mengklaim Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta masyarakat desa berbelanja Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes ramai beredar di media sosial. Unggahan tersebut menyebut belanja rutin itu diminta agar omzet koperasi cepat meningkat.

Narasi yang beredar di Facebook berbunyi, "PIGAI: Masyarakat Desa diminta belanja Rp1 juta/bulan di Kopdes agar omset Kopdes cepat meningkat." Unggahan itu kemudian dibagikan ulang dan menuai ribuan respons dari pengguna media sosial. Lalu bagaimana faktanya? berikut rangkuman IDN Times.

1. KemenHAM sebut tak pernah keluarkan narasi itu

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai saat konferensi pers di kantor KemenHAM, Jakarta, Selasa (21/10/2025). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) membantah narasi tersebut melalui siaran pers yang diterbitkan resmi di situs kementerian.

"Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia menegaskan bahwa sejumlah berita yang beredar di media sosial, dan mengatasnamakan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, merupakan berita yang tidak benar (hoaks)," demikian pernyataan resmi KemenHAM.

Kementerian HAM menjelaskan pernyataan yang beredar bukan berasal dari Natalius Pigai, dan tidak pernah disampaikan dalam forum resmi maupun komunikasi publik lainnya.

Dalam klarifikasinya, KemenHAM juga menyebut sejumlah unggahan media sosial yang mencatut nama Pigai, di antaranya berasal dari akun Facebook Habib Kawe Astena, Wasih Erni Jauso, dan Firman Matua.

2. Foto yang digunakan adalah saat raker dengan Komisi XIII DPR

Menteri HAM Natalius Pigai di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Selaib itu, dari penelusuran IDN Times, foto yang digunakan juga pernah dimuat ANTARA FOTO dengan judul "Raker Komisi XIII DPR dengan Menteri HAM" pada Senin, 2 Februari 2026.

Agenda rapat membicarakan soal program kerja dan anggaran Kementerian HAM 2026. Selain itu juga ada berbagai isu aktual HAM.

3. Masyarakat diminta berhati-hati

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (29/6/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Menurut KemenHAM, penyebaran informasi yang tidak benar di ruang digital berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, serta merugikan berbagai pihak. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya

Kesimpulannya, klaim yang menyebut Menteri HAM Natalius Pigai meminta masyarakat desa berbelanja Rp1 juta per bulan di Koperasi Desa Merah Putih adalah hoaks alias kabar palsu. KemenHAM memastikan pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan oleh Natalius Pigai.

Curated For You

Editorial Team

Related Article