Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cerita Siswi Asal Kota Bogor Diterima di 12 Kampus Luar Negeri
Yuana Mutiara Dahra, siswa asal Kota Bogor yang diterima di 12 kampus luar negeri. (IDN Times/Linna Susanti)
  • Yuana Mutiara Dahra, siswi asal Bogor dari MAN Insan Cendekia Serpong, berhasil diterima di 12 universitas luar negeri berkat konsistensi dan pemahaman diri yang kuat.
  • Ia menekankan pentingnya mengenal diri sendiri sebelum memilih jurusan agar tidak sekadar ikut tren dan bisa menikmati proses belajar di luar negeri dengan lebih nyaman.
  • Selama SMA, Yuana aktif di lebih dari 30 organisasi yang membantunya menemukan potensi diri; kini ia menargetkan beasiswa penuh di St. Petersburg Polytechnic University, Rusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rabu (8/4/2026)

Yuana Mutiara Dahra menjelaskan pentingnya mengenal diri sendiri sebagai kunci keberhasilannya diterima di 12 kampus luar negeri.

kini

Yuana tengah mengikuti seleksi beasiswa dari Pemerintah Rusia dan berharap diterima di St. Petersburg Polytechnic University sebagai pilihan utamanya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang siswi asal Kota Bogor bernama Yuana Mutiara Dahra diterima di 12 universitas luar negeri setelah mendaftar ke sekitar 20–25 kampus di enam negara dengan jurusan International Business.
  • Who?
    Yuana Mutiara Dahra, siswi MAN Insan Cendekia Serpong yang aktif berorganisasi dan mengikuti berbagai lomba selama masa sekolahnya.
  • Where?
    Kisah ini berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat, dengan tujuan studi di berbagai universitas luar negeri termasuk St. Petersburg Polytechnic University di Rusia.
  • When?
    Pernyataan dan kabar penerimaan disampaikan pada Rabu, 8 April 2026.
  • Why?
    Yuana menilai keberhasilannya berasal dari mengenal diri sendiri, memilih jurusan sesuai minat pribadi, serta pengalaman aktif dalam organisasi yang membantunya menemukan potensi diri.
  • How?
    Ia mendaftar ke puluhan universitas luar negeri secara mandiri, mempersiapkan esai berdasarkan refleksi diri, dan kini tengah mengikuti seleksi beasiswa Pemerintah Rusia untuk melanjutkan studi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya Yuana dari Bogor. Dia sekolah di Serpong dan suka ikut lomba sama organisasi. Kak Yuana pintar banget sampai diterima di dua belas kampus luar negeri. Dia bilang penting kenal diri sendiri biar tahu mau apa. Sekarang dia lagi nunggu beasiswa dari Rusia supaya bisa kuliah di sana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kisah Yuana Mutiara Dahra menunjukkan bagaimana kesadaran diri dan ketekunan dapat menghasilkan pencapaian luar biasa. Dengan mengenali minat serta tujuan pribadinya, ia mampu menembus 12 kampus luar negeri sekaligus. Aktivitasnya di berbagai organisasi juga memperlihatkan bahwa pengalaman dan interaksi luas dapat menjadi sarana efektif untuk menemukan potensi diri secara nyata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times Kisah inspiratif datang dari Yuana Mutiara Dahra yang sukses menembus belasan kampus luar negeri. Ia adalah seorang siswi asal Kota Bogor yang bersekolah di MAN Insan Cendekia Serpong yang selama bersekolah aktif mengikuti lomba dan berorganisasi. Namun di balik itu semua pencapaiannya saat ini berasal dari perhatian kecil terhadap diri sendiri.

Yuana menjelaskan, kunci utama justru dimulai dari hal sederhana yaitu mengenal diri sendiri.

“Hal yang paling mendasar adalah harus kenal dengan diri sendiri,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

1. Kenali diri sendiri, jangan sekadar ikut tren

ilustrasi fokus belajar (pexels.com/RDNE Stock project)

Menurut Yuana, banyak siswa gagal bukan karena kurang pintar, tapi karena tidak memahami tujuan mereka sendiri.

“Kalau kita sendiri belum kenal dengan diri kita, itu sudah miss banget untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam essay,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa memilih jurusan harus berdasarkan keinginan pribadi, bukan sekadar FOMO. Dengan begitu, proses kuliah di luar negeri bisa dijalani dengan lebih enjoy, sekaligus membantu bertahan hidup di lingkungan baru.

2. Aktif berorganisasi jadi kunci temukan potensi

ilustrasi berorganisasi (pexels.com/fauxels)

Yuana mengaku selama SMA aktif di berbagai organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler bahkan memegang sekitar 30 posisi berbeda. Pengalaman ini membantunya mengenali kelebihan dan kekurangan diri.

“Dari pengalaman-pengalaman itulah kita bisa tahu apa kekurangan, kelebihan, serta minat kita yang sebenarnya,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya networking. Menurutnya, belajar tidak hanya dari kelas, tapi juga dari interaksi dengan banyak orang yang memperluas wawasan.

3. Daftar puluhan kampus luar, targetkan full beasiswa di Rusia

Ilustrasi belajar di kampus luar negeri (Pexels.com/Keira Burto)

Perjalanan Yuana tidak instan. Ia mendaftar ke 20–25 universitas di enam negara dan berhasil lolos di 12 kampus. Jurusan yang dia sasar adalah International Business di masing-masing kampusnya.

“Total kampus yang aku daftar sekitar 20 atau 25 aku lupa tepatnya," kata dia.

Walaupun diterima di banyak universitas luar negeri, Yuana menjelaskan saat ini ia tengah mengikuti seleksi beasiswa dari Pemerintah Rusia dan berharap diterima di St. Petersburg Polytechnic University yang menjadi pilihan utama.

"Aku rencananya ngambil beasiswa dari pemerintah Rusia. Aku berharap aku lolos di pilihan satu (St. Petersburg Polytechnic University)," kata dia.

Editorial Team