Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Jumat (25/9/2026). (Dok. Setwapres)
Pada 4 September, Gibran berkunjung ke Sumatra Utara untuk meninjau penanganan dan pemulihan pascabencana banjir serta longsor.
Ia mendatangi Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Gibran juga mengunjungi SMAN 1 Barus untuk melihat kondisi fasilitas pendidikan pascabencana.
Ia juga menemui dan mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat yang terdampak bencana terkait kondisi dan kebutuhan pascabencana.
Pada hari yang sama, ia juga meninjau Hunian Sementara (Huntara) di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk memastikan pemulihan pascabencana dan pastikan segera bangun Hunian Tetap (Huntap).
Ia juga meninjau pembangunan Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga 2 dipercepat untuk pemulihan akses dan mobilitas masyarakat.
Pada 10 September, Gibran melakukan kunjungan ke tiga provinsi di Kalimantan untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Gibran meninjau SDN 2 Petuk Katimpun dan mengunjungi pusat rehabilitasi orangutan untuk memastikan pemulihan satwa dan habitatnya dari dampak karhutla.
Ia kemudian menuju Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk melihat kesiapan layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan dalam menghadapi dampak karhutla.
Rangkaian kunjungan berlanjut ke Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pada malam hari, Gibran turun langsung ke titik karhutla di Desa Sungai Malaya untuk melihat kondisi lapangan.
Pada hari yang sama, ia juga mendatangi kediaman petugas yang gugur saat menangani karhutla di Palangka Raya untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sehari setelah kunjungan ke Kalimantan, Gibran melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Ia mendatangi RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi untuk melihat kondisi anak-anak yang sedang menjalani perawatan akibat dugaan keracunan makanan.
Gibran memastikan pasien mendapatkan penanganan medis dan meminta dokter pribadinya tetap berada di Karo untuk membantu memantau kondisi pasien yang membutuhkan perawatan.
Pada 25 September, Gibran mengunjungi Kabupaten Solok setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut.
Ia mendatangi Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro dan berdialog langsung dengan warga mengenai kondisi serta kebutuhan mereka.
Gibran juga meninjau RSUD Arosuka, mengunjungi keluarga korban banjir bandang, serta salat Jumat dan makan bersama warga terdampak bencana.
Pada 28 September, Gibran bertolak ke Kabupaten Batang untuk melihat langsung penanganan korban dugaan keracunan makanan.
Ia mengunjungi fasilitas kesehatan tempat siswa dirawat dan menemui orang tua siswa yang anaknya terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran memastikan korban mendapatkan penanganan medis hingga pulih serta meminta investigasi dugaan keracunan makanan dituntaskan.