Rekam Jejak Politik Gibran, dari Pengusaha Sampai Jadi Wakil Presiden

Gibran Rakabuming Raka meniti karier dari pengusaha kuliner, lalu menjadi Wali Kota Surakarta dan Wakil Presiden.
Perjalanan politik Gibran disertai sorotan soal pencalonannya sebagai wakil presiden dan isu politik dinasti.
Gibran juga disorot terkait akun Fufufafa serta pemecatannya sebagai kader PDIP pada Desember 2024.
IDN Times, Jakarta - Gibran Rakabuming Raka sudah menjabat sebagai Wakil Presiden sejak 20 Oktober 2024. Nama Gibran tak lepas dari sejumlah sorotan publik. Terbaru, ijazah Gibran kini sedang digugat dan akan diputus oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (6/10/2026).
Gibran juga sempat menuai kritik lantaran maju sebagai calon wakil presiden usai putusan MK yang saat itu ketuanya adalah Anwar Usman--merupakan adik ipar Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo alias Paman Gibran.
Usai Gibran maju di Pilpres 2024, isu Jokowi melakukan politik dinasti semakin berembus kencang. Sejumlah tokoh bahkan menyebut politik Jokowi tidak wajar dan tidak beretika.
1. Profil Gibran Rakabuming

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Dok Sekretariat Wakil Presiden) Gibran Rakabuming Raka, yang lebih dikenal sebagai Gibran, lahir pada (1/10/1987). Ia adalah putra sulung dari pasangan Joko Widodo dan Iriana. Laki-laki kelahiran Kota Surakarta ini memiliki dua saudara kandung, yaitu Kahiyang Ayu, anak tengah, dan Kaesang Pangarep, anak bungsu.
Mantan Wali Kota Surakarta ini menikah dengan Selvi Ananda pada 2015 silam dan dikaruniai dua orang anak yakni Jan Ethes Srinarendra dan Le Lembah Manah.
Gibran aktif dalam berbagai media sosial seperti Instagram @gibran_rakabuming.
Gibran mengenyam pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertamanya di Kota Surakarta, kemudian melanjutkan studi di Singapura dengan bersekolah di Sekolah Menengah Orchid Park. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia mendaftar di UTS Insearch, program persiapan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di Universitas Teknologi Sydney, Australia.
Namun, Gibran memutuskan kembali ke Singapura untuk melanjutkan studi sarjananya di sana. Pada tahun 2010, ia meraih diploma dari Management Development Institute of Singapore (MDIS), dan gelar Bachelor of Science (S1) dari Universitas Bradford yang bekerja sama dengan MDIS.
2. Karier Gibran dari bisnis hingga politik

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Dok Sekretariat Wakil Presiden) Gibran memulai kariernya sebagai pengusaha dengan mengelola berbagai bisnis di sektor kuliner. Setelah menyelesaikan studinya di Australia, ia mendirikan usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Bisnis ini berkembang menjadi katering penyedia layanan wedding organizer yang menawarkan beragam kebutuhan pesta, seperti gedung, dekorasi, rias pengantin, suvenir, undangan, hingga MC.
Pada tahun 2015, Gibran memperluas usahanya dengan membuka Martabak Kota Barat (Markobar) dan restoran Italia bernama Pasta Buntel. Kesuksesannya sebagai pengusaha muda di bidang kuliner membawanya menjadi Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.
Selain itu, Gibran juga memiliki sejumlah bisnis kuliner lainnya seperti CS Coffee Shop, Ceker Ayam Bakar, dan Mangkok Ku, yang dikelola bersama adiknya Kaesang Pangarep dan chef Arnold Purnomo.
Gibran memulai kariernya di dunia politik sebagai Wali Kota Surakarta untuk periode 2021-2024, meskipun sebelumnya ia sempat menyatakan bahwa tidak tertarik untuk terjun ke politik.
Namun, seiring perjalanan waktu, pandangannya berubah, dan ia pun meraih kursi Wali Kota Surakarta. Pada tahun kedua masa jabatannya sebagai wali kota, Gibran mendapat kepercayaan lebih besar ketika ditunjuk sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres), dan kini ia diberikan tanggung jawab besar untuk menjadi wakil presiden.
3. Pertumbuhan ekonomi di Kota Solo di bawah kepemimpinan Gibran

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (IDN Times/Santi Dewi) Dikutip pada laman resmi surakarta.go.id, pertumbuhan ekonomi Kota Solo tergambar dari perbandingan tahun 2020 hingga 2022. Saat 2020 pandemik COVID-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi minus 1,76 persen (yoy). Di tahun 2021 menjadi 4,01 persen (yoy). Di tahun 2022 naik tajam menjadi 6,25 persen (yoy), menjadi tertinggi kedua se Jawa Tengah dari 35 kota/kabupaten.
Berdasarkan data di atas, Kota Solo disebut mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi di bawah kepemimpinan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa. Kepemimpinan mereka terlihat mampu mendorong berbagai sektor ekonomi, sehingga memberikan dampak positif terhadap pembangunan kota.
4. Umbar janji buka 19 juta lapangan pekerjaan hingga etika saat debat cawapres

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dialog dengan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga (dok. Setwapres) Sebelum Gibran menjadi Wakil Presiden pada 2024, ia sempat mengumbar berbagai janjinya. Salah satu janjinya yaitu akan membuka 19 juta lapangan pekerjaan jika program hilirisasi dilanjutkan.
Gibran menilai melalui program hilirisasi Indonesia dapat keluar dari middle income trap. Hilirisasi juga tidak hanya dilakukan pada sektor tertentu tetapi juga akan mengarah ke sektor pertanian, perikanan, digital, dan lain-lain.
“Insyaallah terbuka 19 juta lapangan pekerjaan. Hilirisasi digital akan kami genjot. Kami akan siapkan anak-anak muda yang ahli artificial intelligence, block chain, robotik, anak-perbankan syariah, kripto," kata Gibran dalam Debat Cawapres yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Desember 2023.
Dalam beberapa kesempatan saat menjalani debat Pilpres 2024, Gibran juga dinilai sejumlah pihak melakukan reaksi berlebihan dengan memprovokasi pendukung ketika debat menyinggung soal pelanggaran etika dalam putusan Mahkamah Konstitusi yang menguntungkan dirinya maju sebagai cawapres pendamping Prabowo.
5. Nama Gibran disorot publik terkait akun Fufufafa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lapor ke Presiden Prabowo Subianto, usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di Afrika Selatan (Instagram/@sekretariat.kabinet) Baru-baru ini nama Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan masyarakat terkait akun Fufufafa yang menyindir sejumlah tokoh politik hingga selebritas, salah satunya Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, akun Fufufafa juga mengunggah komentar bernada rasis pada masyarakat Papua.
Diduga akun tersebut milik Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. Namun, saat ditanya tentang terkait perihal ini, ia menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apapun mengenai akun tersebut.
"Lha mbuh, takono sing duwe akun, kok aku? (Gak tahu, tanya ke yang punya akun, kok ke saya?),” ujar Gibran saat blusukan di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (10/9/2024).
6. PDIP pecat Gibran sebagai kader

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (IDN Times/Larasati Rey) PDI Perjuangan (PDIP) resmi mengeluarkan surat pemecatan terhadap Jokowi, Gibran dan Calon Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution sebagai kader.
Surat pemecatan itu diteken Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, pada 4 Desember 2024.
Surat pemecatan itu masing-masing dikeluarkan per nama. Untuk Jokowi, surat pemecatan tersebut bernomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang pemecatan Joko Widodo dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Keuangan.
Kemudian untuk Gibran, surat pemecatannya bernomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024, tentang pemecatan Gibran Rakabuming Raka dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Keuangan.
Untuk Bobby, surat pemecatannya bernomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024, tentang pemecatan Muhammad Bobby Afif Nasution dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Keuangan.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)















