Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dinas LH DKI Target Bereskan Sampah Rusun Pluit 10 Hari
DLH Jalur angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI
  • Sudin LH Jakarta Utara mengerahkan armada, alat berat, dan 10 personel untuk menuntaskan tumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit dalam waktu 7–10 hari.
  • Penambahan armada dilakukan mulai 15 Juli agar pengangkutan lebih cepat, sementara pengelola rusun diminta ikut bertanggung jawab dengan target pengurangan sampah yang terukur.
  • Warga Rusun Waduk Pluit diajak memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah guna menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Juli 2026

Sudin LH Jakarta Utara mulai mempercepat penanganan tumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit. Tiga dump truck, satu alat berat, dan sepuluh personel diterjunkan untuk mengurai serta mengangkut sampah.

Rabu

Sudin LH Jakarta Utara menambah armada pengangkutan guna mempercepat penyelesaian pembersihan TPS Rusun Waduk Pluit. Jumlah armada dan personel disesuaikan dengan kondisi lapangan.

kini

Penanganan ditargetkan selesai dalam waktu 7–10 hari agar kondisi TPS kembali normal. Pengelola rusun diminta memperbaiki sistem pengelolaan sampah dan warga diajak memilah serta mengurangi timbulan sampah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara mempercepat penanganan tumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit dengan target penyelesaian dalam 7–10 hari agar kebersihan dan pelayanan pengangkutan kembali normal.
  • Who?
    Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara bersama Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Ardiyanto, serta petugas lapangan yang mengoperasikan armada dan alat berat di lokasi.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
  • When?
    Penanganan dimulai pada Rabu, 15 Juli 2026, dengan target penyelesaian maksimal sepuluh hari sejak pelaksanaan dimulai.
  • Why?
    Tindakan percepatan dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah yang mengganggu kebersihan lingkungan rusun serta memastikan sistem pengangkutan berjalan optimal bagi warga.
  • How?
    Tiga dump truck, satu alat berat, dan sepuluh personel dikerahkan. Armada tambahan disiapkan sesuai kondisi lapangan. Pengelola rusun diminta menata kontainer dan warga diajak memilah serta mengurangi sampah dari rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada banyak sampah di rumah susun Pluit, jadi petugas dari Dinas Lingkungan Hidup datang bawa truk besar dan alat berat buat bersihin. Mereka kerja ramai-ramai supaya tempatnya jadi bersih lagi dalam sepuluh hari. Pengelola rusun juga disuruh bantu atur tempat sampah dan warga diminta pisah sampah biar gak numpuk lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Upaya percepatan penanganan sampah di Rusun Waduk Pluit menunjukkan komitmen kuat Sudin LH Jakarta Utara dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan pengerahan armada tambahan, kerja intensif petugas, serta ajakan kepada pengelola dan warga untuk berpartisipasi aktif, proses ini mencerminkan kolaborasi positif menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara mempercepat penanganan tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan. Armada alat berat dan personel dikerahkan secara intensif untuk memulihkan kebersihan lingkungan serta memastikan pelayanan pengangkutan sampah bagi warga kembali berjalan optimal.

Dalam penanganan awal, Sudin LH Jakarta Utara mengoperasikan tiga unit dump truck, satu unit alat berat, dan menerjunkan 10 personel. Petugas bekerja secara bertahap untuk mengurai tumpukan dan mengangkut sampah dari lokasi.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Sudin LH Jakarta Utara, Ardiyanto, mengatakan, penanganan ditargetkan selesai dalam waktu 7-10 hari dengan estimasi sekitar 30 rit pengangkutan.

“Kami bekerja secara intensif dengan mengoptimalkan seluruh armada, alat berat, dan personel di lapangan. Targetnya, tumpukan sampah dapat ditangani dalam waktu 10 hari sehingga kondisi TPS kembali normal dan pelayanan kebersihan kepada warga berjalan dengan baik,” ujar Ardiyanto, Rabu (15/7/2026).

1. Susun LH tambah armada

DLH Jakut angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI

Untuk meningkatkan kapasitas pengangkutan dan mempercepat penyelesaian, Sudin LH Jakarta Utara juga akan menambah armada mulai Rabu. Jumlah armada dan personel akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Namun, kata Ardiyanto, penanganan tumpukan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pengangkutan oleh Sudin LH Jakut.

"Pengelola rusun juga harus bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan para penghuni dengan menyusun target pengurangan sampah yang jelas, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala," ujar dia.

2. Optimalkan kontainer

DLH Jakut angkut sampah di Rusun Pluit/ dok DLH DKI

Pengelola rusun juga diminta mengoptimalkan sarana kontainer sebagai tempat penampungan sampah. Penataan kontainer, pengaturan jadwal pembuangan, serta pengawasan di area TPS perlu diperkuat agar sampah tidak kembali berserakan dan menimbulkan gangguan kebersihan maupun kenyamanan warga.

“Setelah tumpukan ini ditangani, harus ada pembenahan sistem pengelolaan sampah di lingkungan rusun. Pengelola perlu memiliki target pengurangan sampah penghuni, memastikan kontainer sampah berfungsi optimal, dan menjaga agar sampah tidak dibuang sembarangan di luar tempat yang telah disediakan,” kata Ardiyanto.

3. Warga Rusun Waduk Pluit diminta pilah sampah

Ilustrasi tempat sampah pilah/ Dok DLH DKI

Selain itu, warga Rusun Waduk Pluit juga diajak untuk mengurangi timbulan dan memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan dari residu sehingga volume sampah yang masuk ke TPS dan harus diangkut ke tempat pemrosesan akhir dapat berkurang.

“Penanganan oleh DLH harus didukung tanggung jawab pengelola dan partisipasi masyarakat. Dengan mengurangi, memilah, dan menempatkan sampah secara tertib, kebersihan lingkungan rusun dapat dijaga secara berkelanjutan,” kata Ardiyanto.

Curated For You

Editorial Team

Related Article