Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Singapura Kalah 6-0, DPR F-PAN Desak FIFA Selidiki Dugaan Pengaturan
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, mendesak FIFA segera membuka investigasi atas laga Malaysia kontra Singapura yang berakhir 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). (Dok. PAN)
  • Anggota Komisi X DPR dari PAN, Muhammad Hoerudin Amin, mendesak FIFA menyelidiki kemenangan Malaysia 6-0 atas Singapura yang dinilai janggal pada laga penentu final FIFA ASEAN Cup 2026.

  • Hoerudin mendukung PSSI mengumpulkan bukti dan melapor ke FIFA, sembari menegaskan Indonesia berhak menuntut kejujuran setelah lolos final lewat kemenangan 9-2 atas Bangladesh.

  • Ia meminta FIFA menjatuhkan sanksi berat bila pengaturan terbukti, serta mengajak publik menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi tanpa menyerang pemain atau suporter negara lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Muhammad Hoerudin Amin mendesak FIFA menyelidiki dugaan pengaturan pertandingan Malaysia melawan Singapura yang berakhir 6-0 pada laga penentu final FIFA ASEAN Cup 2026.
  • Who?
    Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN Muhammad Hoerudin Amin, PSSI yang dipimpin Erick Thohir, FIFA, serta tim nasional Malaysia dan Singapura terlibat dalam isu ini.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Hoerudin menyampaikan desakannya di Jakarta.
  • When?
    Laga Malaysia kontra Singapura digelar Kamis, 1 Oktober 2026. Desakan investigasi disampaikan Hoerudin pada Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Why?
    Hoerudin menilai skor 6-0 janggal karena pertandingan tersebut menentukan tiket final dan selisih gol menjadi satu-satunya pembeda.
  • How?
    Hoerudin meminta PSSI menghimpun bukti pertandingan dan melaporkannya kepada FIFA. Ia juga meminta FIFA menjatuhkan sanksi berat apabila kesengajaan terbukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, mendesak FIFA segera membuka investigasi atas laga Malaysia kontra Singapura yang berakhir 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026).

Ia menilai skor itu sarat kejanggalan karena tercipta di laga penentu tiket final FIFA ASEAN Cup 2026, saat selisih gol menjadi satu-satunya pembeda.

1. FIFA tak boleh tutup mata

Timnas Indonesia lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Hoerudin mendukung penuh Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk melaporkan persoalan ini ke FIFA tanpa ragu. Ia meminta PSSI segera menghimpun seluruh bukti pertandingan.

"Ini bukan kebetulan yang bisa diterima akal sehat. Kalau benar ada sepak bola gajah, itu pengkhianatan terhadap sportivitas dan penghinaan terhadap Indonesia sebagai tuan rumah. FIFA tidak boleh tutup mata," tegas Hoerudin di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

2. Menurutnya, Indonesia berhak menuntut kejujuran

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, mendesak FIFA segera membuka investigasi atas laga Malaysia kontra Singapura yang berakhir 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). (Dok. PAN)

Menurutnya, Garuda lolos ke final dengan cara bersih lewat kemenangan 9-2 atas Bangladesh, termasuk dua gol pada masa tambahan waktu. Karena menang secara jujur, Indonesia berhak menuntut kejujuran yang sama dari semua pihak.

Hoerudin juga menyinggung eratnya hubungan ekonomi Indonesia dengan kedua negara. Singapura adalah investor asing terbesar di Indonesia selama satu dekade terakhir, dan Malaysia berada di jajaran investor utama.

“Indonesia membuka pintu lebar-lebar untuk bisnis mereka, tapi di lapangan kita nyaris dijegal. Kalau dugaan ini terbukti, itu bukan cara bertetangga yang baik," ujarnya.

3. Ajak masyarakat salurkan aspirasi lewat jalur resmi

Timnas Indonesia lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ia menuntut FIFA menjatuhkan sanksi seberat-beratnya jika terbukti ada kesengajaan. Menurutnya, edisi perdana FIFA ASEAN Cup tidak boleh dibiarkan ternoda sejak awal.

Hoerudin mengajak masyarakat menyalurkan aspirasi lewat jalur resmi, bukan dengan menyerang pemain atau suporter negara lain di media sosial.

“Biar PSSI dan FIFA yang bekerja. Tugas kita satu: pastikan Garuda juara di SUGBK, Senin (5/10)," pungkasnya. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article