Jakarta, IDN Times - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Revisi Undang-Undang (RUU) Pengaturan Reforma Agraria dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (22/9/2026).
Ketua Panja RUU Pengaturan Reforma Agraria, Iman Sukri menyarakan dalam pembahasan yang digelar di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI seluruh fraksi di parlemen menyatakan setuju.
Selain itu, Baleg DPR juga terus berupaya melibatkan semua unsur masyarakat demi tercapainya partisipasi publik yang bermakna dalam pembahasan perubahan beleid tersebut.
Iman menjelaskan, salah satu poin penting dalam pembahasan RUU Pengaturan Reforma Agraria adalah pembentukan Lembaga Pengaturan Reforma Agraria (LPRA). Dia mengatakan, Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang disampaikan dan diajukan pemerintah dalam beleid tersebut sebanyak 596 DIM.
"Persoalan pertanahan di Indonesia hingga saat ini masih diwarnai oleh ketimpangan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang cukup tinggi, serta konflik agraria yang berkepanjangan dan berdampak luas terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, khususnya petani, buruh tani, nelayan, masyarakat adat, perempuan, dan masyarakat miskin," kata Iman Sukri dalam laporannya.
Selanjutnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta persetujuan kepada seluruh peserta rapat rapiruna untuk mengesahkan UU tersebut.
"Apakah rancangan undang-undang tentang Pengaturan Reforma Agraria dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Dasco dan disetujui seluruh peserta rapat.
Bersamaan dengan itu, suasan rapat mendadak riu. Seluruh koalisi masyarakat sipil yang hadir bertepuk tangan dan berteriak hingga menggema dari arah tamu undangan yang hadir di ruang rapat. Koalisi masyarakat datang dan menyaksikan langsung pengambilan keputusan RUU Pengaturan Reforma Agraria di parlemen.
Saat membuka rapat, Dasco menyampaikan bahwa terdapat 139 delegasi masyarakat yang hadir dalam rapat paripurna DPR RI.
"Kami ucapkan juga selamat datang kepada delegasi masyarakat dalam Rapat Paripurna DPR RI. Pertama, dengan peserta sebanyak 139 orang,” kata Dasco.
