Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dudung Lapor Prabowo, Jarak Pandang di Sumsel Menipis Akibat Karhutla
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Dudung Abdurachman mengakui jarak pandang di Sumatra Selatan menipis akibat karhutla saat ia berkunjung ke wilayah tersebut.

  • Kondisi jarak pandang mengganggu penerbangan di Bandara SMB II Palembang, termasuk 13 penerbangan yang tertunda.

  • Dudung akan melaporkan kondisi itu kepada Presiden Prabowo, sementara bandara memantau cuaca dan jarak pandang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (10/10/2026)

Jarak pandang di Bandara Internasional SMB II Palembang mencapai 350 meter. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas penerbangan.

kemarin

Dudung menerima informasi bahwa jarak pandang berada pada 500 sampai 800 meter. Penerbangan sempat tertunda.

Senin (12/10/2026)

Dudung menyampaikan kondisi jarak pandang di Sumatra Selatan dan mengatakan akan melaporkannya kepada Presiden Prabowo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Jarak pandang di Sumatra Selatan menipis akibat kebakaran hutan dan lahan, sehingga penerbangan di Bandara SMB II Palembang terdampak.
  • Who?
    Dudung Abdurachman menyampaikan kondisi tersebut dan akan melaporkannya kepada Presiden Prabowo.
  • Where?
    Kondisi tersebut terjadi di Sumatra Selatan, termasuk di sekitar Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
  • When?
    Dudung menyampaikannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10/2026). Jarak pandang 350 meter dicatat pada Sabtu (10/10/2026).
  • Why?
    Jarak pandang menipis akibat kebakaran hutan dan lahan.
  • How?
    Bandara memantau kondisi cuaca dan jarak pandang serta berkoordinasi dengan pihak terkait; penerbangan dapat tertunda jika batas operasional tidak terpenuhi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dudung melihat jarak pandang di Sumatra Selatan menjadi pendek karena karhutla. Pesawat yang ingin datang dan pergi dari Palembang jadi tertunda. Ada 13 penerbangan yang terkena. Dudung mau memberi tahu Presiden Prabowo. Bandara terus melihat cuaca dan jarak pandang supaya pesawat bisa terbang dan mendarat dengan aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemantauan cuaca dan jarak pandang oleh Bandara SMB II Palembang, disertai koordinasi dengan pihak terkait, menunjukkan upaya menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Rencana Dudung menyampaikan kondisi tersebut kepada Presiden Prabowo juga membuka jalur pelaporan mengenai dampak karhutla di Sumatra Selatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman, mengakui jarak pandang di Sumatra Selatan (Sumsel) menipis, akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dudung juga mengalami sendiri dampaknya saat hendak berkunjung ke Sumsel.

"Iya, kemarin dapat informasi (jarak pandang) 500 sampai 800 (meter). Sehingga penerbangan kan tertunda itu kemarin, beberapa hari yang lalu saya kemarin waktu itu mau ke Sumatra Selatan juga tertunda," ujar Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dudung mengatakan akan melapor ke Presiden Prabowo mengenai jarak pandang di Sumatra Selatan semakin menipis akibat karhutla.

"Nah, ini makanya Bapak Presiden sangat perhatian untuk konsentrasi bagaimana menangani masalah ini. Ya, nanti saya laporkan lah, saya sampaikan," ucap dia.

1. Penerbangan sempat tertunda

Situasi Bandara SMB II Palembang (Dok. IDN Times)

Sebelumnya, jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menyebabkan puluhan penerbangan ikut terdampak. Tercatat jarak pandang sempat menyentuh angka terendah, sehingga aktivitas penerbangan tak bisa dilakukan.

"Per pukul 15.00 WIB, jarak pandang mencapai 350 meter," jelas General Maneger Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab, Sabtu, 10 Oktober 2026.

2. Sebanyak 13 penerbangan tertunda

Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Deryardli Tiarhendri)

Sejumlah rute penerbangan keberangkatan dari Palembang meliputi Batam, Singapura, Pangkalpinang, Jakarta, Medan, Kuala Lumpur, dan Yogyakarta.

Penerbangan tersebut dilayani sejumlah maskapai, di antaranya Lion Air, Scoot, Indonesia AirAsia, Super Air Jet, Citilink, dan Garuda Indonesia. Rute Palembang-Jakarta menjadi salah satu rute dengan frekuensi penerbangan terbanyak mengalami penundaan.

3. Penerbangan kedatangan juga tertunda

Ruang tunggu Bandara SMB II Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara itu, penerbangan kedatangan yang tercantum berasal dari sejumlah kota, seperti Jakarta, Singapura, Pangkalpinang, Yogyakarta, Kuala Lumpur, dan Medan juga gagal terbang ke Palembang.

Beberapa penerbangan yang masuk daftar tersebut dioperasikan Scoot, Citilink, Garuda Indonesia, Indonesia AirAsia, dan Super Air Jet.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," katanya.

Diketahui, ketentuan pendaratan pesawat di Bandara SMB II Palembang menyesuaikan arah landasan pacu yang digunakan. Untuk runway 29, jarak pandang minimum yang diperlukan sekitar 800 meter, sedangkan runway 11 sekitar 1.700 meter.

Apabila jarak pandang tidak memenuhi batas operasional tersebut, pendaratan dapat terkendala dan jadwal penerbangan berpotensi mengalami perubahan demi menjaga keselamatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article