Jakarta, IDN Times – Dugaan manipulasi laporan warga melalui aplikasi JAKI kembali mencuat. Belum lama setelah kasus aduan parkir liar yang diselesaikan dengan editan AI, seorang warga Jakarta Selatan mengungkap adanya praktik laporan yang tidak sesuai kondisi lapangan.
Fahmi, warga yang aktif melaporkan parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL), menyampaikan temuannya melalui akun Threads @glensaimima. Ia menilai praktik manipulasi ini telah berlangsung lama, khususnya di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan.
“Kejadian ini bahkan sudah lama, artinya modus laporan palsu petugas sudah lama berlangsung (dalam hal ini jajaran Dishub Jaksel),” ujar Fahmi kepada IDN Times, Rabu (8/5/2026).
Berikut temuan Fahmi terkait dugaan manipulasi laporan JAKI:
