Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sapi Romi Kurban Prabowo di Bogor Disembelih, Jadi 1.000 Kantong

Sapi Romi Kurban Prabowo di Bogor Disembelih, Jadi 1.000 Kantong
Sapi dari Presiden Prabowo untuk Kota Bogor yang merupakan hasil peternakan lokal di kebon pedes. IDN Times/Linna Susanti
Intinya Sih
Gini Kak
  • Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto disembelih di Masjid Nurul Huda, Kayumanis, Bogor, sebagai bagian dari pemerataan distribusi hewan kurban antar kecamatan.
  • Sapi jenis Simmental-FH bernama Romi berbobot 1 ton 20 kilogram diproyeksikan menghasilkan sekitar 1.000 kantong daging untuk dibagikan kepada warga melalui DKM.
  • Panitia tetap memakai kantong plastik karena keterbatasan waktu dan banyaknya hewan yang disembelih, meski ada imbauan pengurangan sampah plastik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bogor, IDN Times Sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat Kota Bogor disembelih di Masjid Nurul Huda, RW 11, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu (27/5/2026).

Ini merupakan kali kedua Kota Bogor menerima penyaluran hewan kurban dari kepresidenan, setelah tahun lalu kurban di As-Shogiri, Tanah Baru.

Wakil Wali Kota​ Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan tidak ada kriteria khusus dalam pemilihan lokasi kurban. Penempatan di Kelurahan Kayumanis merupakan bagian dari kebijakan pemerataan distribusi bantuan ke setiap kecamatan secara bergilir di Kota Bogor.

​"Setiap tahun muter. Tahun depan insyaallah di Bogor Timur, jadi tidak ada spesifikasi syarat. Di mana pun selama Kota Bogor dan berbagi tiap kecamatan sekali. Mudah-mudahan enam kecamatannya selama lima tahun terus mendapatkan dari Presiden. Ini lebih ke kebijakan yang menginginkan distribusi ke Kayumanis," ujar Jaelani di lokasi.

Table of Content

​1. Bobot sapi mencapai 1 ton 20 kilogram

​1. Bobot sapi mencapai 1 ton 20 kilogram

Sapi Kurban Prabowo di Bogor Sudah Disembelih, Jadi 1.000 Kantong
Sapi 'Romi' dari Presiden Prabowo untuk Kota Bogor. (Istimewa)

Sapi jenis persilangan Simmental dan Friesian Holstein (FH) bernama Romi ini sebelumnya dibudidayakan peternak lokal, Koharudin, 67 tahun, di Kelurahan Kebon Pedes. Setelah melalui proses timbang akhir menjelang eksekusi penyembelihan, bobot aktual sapi tersebut tercatat mencapai 1 ton 20 kilogram.

​Jenal mengapresiasi bantuan yang disalurkan pihak Istana melalui kementerian terkait. Sapi kurban kepresidenan ini juga dipastikan telah lolos tahapan seleksi kesehatan ketat sebelum dipotong.

​"Hari ini kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden yang diwakili oleh kementerian yang sudah memberikan bantuannya untuk Kota Bogor yang kedua kali kepada masyarakat melalui sapi kurban di Iduladha," tuturnya.

​2. Daging kurban diproyeksikan capai 1.000 kantong

Sapi Kurban Prabowo di Bogor Sudah Disembelih, Jadi 1.000 Kantong
Ilustrasi - Lapak saging sapi di Pasar Anyar Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/1/2026). (Dok Humas Badan Pangan. )

Berdasarkan estimasi dari performa fisik hewan di lapangan, postur sapi yang gemuk dan berisi diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 1.000 kantong daging kurban untuk didistribusikan kepada warga. Teknis pembagian sepenuhnya diserahkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

​"Kalau simulasi saya yang biasa 300 kg itu biasanya 250 kantong. Berarti logikanya 1.000 kilo berarti kurang lebih 1.000 kantong. Tapi kondisi sapinya terlihat cukup gemuk dagingnya berisi, mudah-mudahan berapa pun hasilnya ada kebersamaan. Nanti panitia yang mengatur itu kita berikan kepercayaan ke DKM," kata Jenal.

​3. Panitia tetap pakai kantong plastik akibat keterbatasan waktu

Sapi Kurban Prabowo di Bogor Sudah Disembelih, Jadi 1.000 Kantong
Ilustrasi Plastik (Freepik.com/rawpixel.com)

Meskipun terdapat imbauan pengurangan sampah plastik, panitia di lokasi penyembelihan terpantau tetap menggunakan kantong plastik untuk mengemas daging kurban. Keterbatasan waktu dan banyaknya jumlah hewan yang harus dipotong menjadi alasan utama.

​Selain sapi dari Presiden Prabowo, panitia di lokasi tersebut juga harus mengemas daging dari 3 ekor sapi lain serta 11 ekor kambing sekaligus pada hari yang sama. Penggunaan wadah alternatif seperti keranjang dinilai membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama di tengah durasi yang mepet.

​"Kantong plastik tetap, cuma kalau ada mah memang tetap keranjang, (tapi) waktu yang terbatas. Ditambah di sini juga ada 11 ekor kambing ditambah tiga ekor sapi, tentu kalau keranjang waktunya mepet. Tinggal diedukasi agar plastik bekasnya itu jangan dibuang sembarangan," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More