Comscore Tracker

Kumpulan Doa di Pagi Hari sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Dibaca agar kita senantiasa dilindungi Allah SWT

Jakarta, IDN Times – Doa merupakan cara manusia untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Dari berdoa, kita dapat mengucap syukur, memanjatkan permohonan dan hal-hal lain sebagai pembimbing kehidupan di dunia.

Ada banyak doa yang sebaiknya rutin diamalkan, seperti misalnya doa sehari-hari saat hendak melakukan sesuatu, bahkan doa di pagi hari sebagai awal yang baik untuk membuka hari.

Bahkan, Rasulullah SAW juga telah mengajarkan yang meriwayatkan sejumlah doa yang dibaca ketika pagi hari sebagai berikut:

Baca Juga: Ada Doa Minta Keturunan, Ini Doa-Doa Nabi Ibrahim di Alquran 

1. Doa pagi hari untuk berserah diri kepada Allah SWT

Kumpulan Doa di Pagi Hari sesuai Ajaran Rasulullah SAWWali Kota Cirebon, Nashrudin Azis bersama Ketua At-Taqwa Center, Ust. Ahmad Yani, M.Ag dan jajaran forkopimda berdoa bersama untuk menghindari bahaya wabah virus corona. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Dikutip dari laman islam.nu.or.id, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar mengutip doa Rasulullah yang mengawali pagi dengan berserah diri hanya kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa.

Berikut bacaan doanya:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

Artinya, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

2. Doa pagi hari untuk memohon perlindungan Allah SWT

Kumpulan Doa di Pagi Hari sesuai Ajaran Rasulullah SAWIlustrasi (IDN Times/Sunariyah)

Selain doa di atas, ada juga doa lain yang dibaca Rasulullah di pagi hari sebagaimana diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim sebagai berikut:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,”

Baca Juga: Ini 5 Kunci Sukses Rasulullah dalam Menjalankan Bisnisnya 

3. Doa-doa pendek yang dibaca Rasul setiap pagi dan sore hari

Kumpulan Doa di Pagi Hari sesuai Ajaran Rasulullah SAWIlustrasi berdoa (IDN Times/Sunariyah)

Tidak hanya berdoa di pagi hari, Rasulullah SAW juga senantiasa berdoa di sore hari sebab oagi dan sore dianggap sebagai momentum yang baik untuk memohon kemaslahatan dan meminta perlindungan Allah SWT untuk 12 jam ke depan.

Adapun doa yang dibaca Rasul baik di pagi dan sore hari antara lain:

  • Doa perlindungan dari ciptaan-Nya (dibaca 3 kali):

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya, “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).

  • Doa perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya:

اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

Allāhumma fāthiras smāwāti wal ardhi, ‘ālimal ghaibi was syahādah, rabba kulli syai’in wa malīkah, asyhadi an lā ilāha illā anta. A‘ūdzu bika min syarri nafsī wa syarris syathāni wa syirkih.

Artinya, “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mua dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

  • Membaca dua kalimat syahadat dengan Allah dan malaikat sebagai saksi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أَشْهَدُكَ وَأَشْهَدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

Allāhumma innī ashbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malā’ikatika wa jamī‘a khalqika annaka antallāhul ladzī lā ilāha illā anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasūluk.

Artinya, “Tuhanku, aku berpagi hari, aku menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy, malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Kau adalah Allah, tiada tuhan selain-Mu, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya