Comscore Tracker

Selawat Ibrahimiyah, Disebut Paling Sempurna dan Dibaca setiap Salat

Selawat Ibrahimiyah termasuk dalam bacaan duduk tasyahud

Jakarta, IDN Times – Umat muslim yang beriman dan bertaqwa seringkali menjalankan amalan-amalan yang mampu membuktikan cintanya pada Allah SWT dan Rasulullah SAW, termasuk rutin melafalkan selawat.

Ada banyak jenis selawat yang dikenal umat muslim. Masing-masing di antaranya pun memiliki keutamaan serta manfaatnya bagi kehidupan manusia.

Salah satunya adalah sholawat Ibrahimiyah yang sudah terkenal dan sering dilafalkan umat muslim karena termasuk ke dalam bacaan duduk tasyahud dalam salat. Selain terkenal karena termasuk dalam bacaan salat, selawat Ibrahimiyah juga dianggap sebagai selawat yang paling sempurna.

Dikutip dari laman nu.or.id, Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyatakan selawat Ibrahimiyah adalah selawat yang paling sempurna shighatnya dibanding selawat lain, baik yang ma’tsûrah (diriwayatkan dari Nabi) maupun yang tidak.

Berikut ini beberapa informasi menarik lain mengenai sholawat Ibrahimiyah:

Baca Juga: Bacaan Selawat Badar, Asli Indonesia Dikenal Dunia

1. Bacaan sholawat Ibrahimiyah

Selawat Ibrahimiyah, Disebut Paling Sempurna dan Dibaca setiap SalatIlustrasi berdoa dan mengaji (IDN Times/Sunariyah)

Lafal selawat Ibrahimiyah yang sudah dikenal masyarakat Indonesia dan dijadikan bacaan duduk tasyahud ketika salat adalah sebagai berikut:

للَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

2. Asal-usul sholawat Ibrahimiyah

Selawat Ibrahimiyah, Disebut Paling Sempurna dan Dibaca setiap SalatBukit Marwah, Mekkah, Arab Saudi (IDN Times/Umi Kalsum)

Selawat Ibrahimiyah memiliki sejarah yang menjelaskan mengapa nama Rasulullah SAW bersanding dengan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, dan bukan nabi-nabi yang lain.

Dikutip dari uninus.ac.id, Syekh Nawawi dalam Murah Labib-Tafsir an-Nawawi menjelaskan alasannya. 

Pertama, sesungguhnya Nabi Ibrahim AS berdoa teruntuk Nabi Muhammad SAW dengan doa ini (selawat Ibrahimiyah). Karena hal inilah Allah menggerakkan lisan umat Nabi Muhammad senantiasa menyebut nama Nabi Ibrahim sebagai bentuk balasan kebaikan teruntuk Nabi Ibrahim.

Kedua, Nabi Ibrahim pernah berdoa “Ya Allah jadikanlah untukku sebutan yang baik pada umat terakhir, yakni dari umat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.” Dan Allah mengabulkan doa tersebut, sehingga menyambung penyebutan Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim sebagai pujian yang baik dari umat Nabi Muhammad untuk Nabi Ibrahim.

Ketiga, sesungguhnya Nabi Ibrahim adalah bapak dari aspek agama (abu millah), sedangkan Nabi Muhammad adalah bapak dari aspek rahmat (abu rahmah). Maka wajib bagi setiap Muslim menjadikan mereka sebagai sifat bapak, dan menyebutnya secara bersama dalam setiap pujian dan shalat.

Keempat, Nabi Ibrahim mengajak umat melaksanakan ibadah haji, sedangkan Nabi Muhammad mengajak kepada iman. Maka Allah mengumpulkan keduanya dalam sebutan yang baik. (Syekh Nawawi, Murah Labid-Tafsir an-Nawawi, Surabaya: Darul Ilmi, halaman 35)

Baca Juga: Selawat Tibbil Qulub, Obat Hati dan untuk Menghindari Wabah COVID-19

3. Keutamaan sholawat Ibrahimiyah

Selawat Ibrahimiyah, Disebut Paling Sempurna dan Dibaca setiap SalatIlustrasi santri di pondok pesantren. ANTARA FOTO/Fauzan

Sama seperti selawat lainnya, selawat Ibrahimiyah memiliki keutamaan yang akan membawa berkah dalam hidup umat yang mengamalkannya.

Imam Ahmad As-Shawi menyebutkan sebuah hadits riwayat Imam Bukhari di mana Rasulullah bersabda:

من قال هذه الصلاة شهدت له يوم القيامة بالشهادة وشفعت له

Artinya: “Barangsiapa yang membaca shalawat ini maka aku bersaksi baginya di hari kiamat dengan kesaksian dan aku memberi syafaat baginya.”

Selain keutamaan menurut sabda Rasul di atas, ada pula sebagian ulama yang mengatakan bahwa membaca selawat Ibrahimiyah sebanyak seribu kali dapat menjadikan pembacanya melihat Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

4. Kontroversi perbedaan bacaan sholawat Ibrahimiyah

Selawat Ibrahimiyah, Disebut Paling Sempurna dan Dibaca setiap SalatASN Banyuwangi menggelar doa bersama, Jumat (4/12)/Dok. Humas Banyuwangi

Dalam ajaran agama Islam, ada banyak hadis yang meriwayatkan sholawat Ibrahimiyah, seperti Imam Malik di dalam kitab Muwaththa’, Imam Bukhari dan Imam Muslim dalam kedua kitab shahihnya, serta para imam lainnya seperti Abu Dawud, Nasai, dan Turmudzi.

Akibat dari banyaknya hadis yang meriwayatkan, bacaan sholawat Ibrahimiyah pun memiliki beberapa versi yang berbeda-beda.

Perbedaan versi atau redaksi bacaan selawat Ibrahimiyah tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan menarik, yakni penggunaan kata sayyidinâ (tuanku, baginda). Sebagian versi menggunakan kata itu, sebagian lainnya tidak.

Imam Syamsudin Ar-Ramli dalam kitab Nihâyatul Muhtâj Syarh Al-Minhâj mengatakan bahwa utamanya membaca menggunakan kata sayyidinâ, karena mengandung pemenuhan terhadap perintah sekaligus tata krama terhadap pangkat beliau yang semestinya.

“Maka menggunakan kata sayyidinâ ketika membaca shalawat Ibrahimiyah lebih utama dari pada tidak menggunakannya.” (Syamsudin Ar-Ramli, Nihâyatul Muhtâj ilâ Syarhil Minhâj, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 2009], Jilid I, halaman 334)

Baca Juga: Selawat Nariyah, Wujud Cinta pada Rasul untuk Menenangkan Hati

Topic:

  • Anata Siregar
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya