Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ganjar Desak Prabowo Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional
Politikus PDIP yang juga eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,
  • Ganjar Pranowo mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional, disampaikan melalui unggahan X pada 20 Oktober 2026.
  • Ia meminta refocusing anggaran program berbiaya besar untuk mobilisasi personel dan sarana pemadaman, sekaligus bantuan sosial serta dukungan ekonomi bagi warga, pedagang, dan UMKM terdampak.
  • Ganjar juga meminta pemerintah menanggung pengobatan, menyalurkan masker dan oksigen, menerapkan PJJ di wilayah terdampak, serta menugaskan pejabat terkait berkantor dekat lokasi karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (20/10/2026)

Ganjar Pranowo mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan karhutla sebagai bencana nasional melalui akun X. Ia meminta refocusing anggaran, mobilisasi sumber daya, serta bantuan bagi warga terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ganjar Pranowo mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional serta mempercepat penanganan dan bantuan bagi warga terdampak.
  • Who?
    Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan desakan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan pejabat terkait penanganan karhutla.
  • Where?
    Desakan disampaikan dari Jakarta melalui akun resmi X Ganjar, sementara ia meminta pejabat terkait berkantor di wilayah yang dilanda karhutla.
  • When?
    Ganjar menyampaikan desakan melalui unggahan pada Selasa, 20 Oktober 2026; pernyataannya dikutip pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Why?
    Ganjar menyebut penanganan karhutla memerlukan mobilisasi sumber daya maksimal, pemadaman terkoordinasi, perlindungan kesehatan, dan bantuan ekonomi bagi warga, pedagang, serta UMKM terdampak asap.
  • How?
    Ganjar meminta refocusing anggaran program besar, pengerahan personel dan transportasi darat-laut-udara, pembiayaan pengobatan, distribusi masker dan oksigen, serta PJJ bagi sekolah terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ganjar Pranowo meminta Presiden Prabowo menjadikan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional. Ia bilang pemerintah perlu kirim banyak orang dan alat untuk memadamkan api. Uang program besar bisa dipakai membantu warga. Ganjar juga minta masker, oksigen, biaya berobat, dan sekolah libur kalau asap tebal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dorongan untuk memusatkan sumber daya pada karhutla menempatkan perlindungan warga sebagai perhatian utama, mulai dari pemadaman terkoordinasi hingga bantuan ekonomi, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar. Usulan pembelajaran jarak jauh serta kehadiran pejabat di lokasi juga mencerminkan upaya agar respons pemerintah lebih peka terhadap kondisi nyata masyarakat terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.

Dia juga meminta pemerintah mengalihkan anggaran program berbiaya besar untuk mempercepat penanganan karhutla dan membantu masyarakat terdampak.

Desakan tersebut disampaikan Ganjar melalui akun resmi X miliknya pada Selasa (20/10/2026). Dalam video yang diunggah, Ganjar tampak berbicara di tengah kepungan kabut asap.

"Umumkan karhutla sebagai bencana nasional," tulis Ganjar, dikutip Rabu (21/10/2026).

1. Perlunya refocusing anggaran dan mobilisasi sumber daya

Ilustrasi APBN. (IDN Times/Aditya Pratama)

Menurut Ganjar, penanganan karhutla membutuhkan mobilisasi sumber daya secara maksimal. Pemerintah perlu mengerahkan lebih banyak personel terlatih serta memanfaatkan sarana transportasi darat, laut, dan udara untuk mendukung pemadaman secara masif dan terkoordinasi.

Dia juga mendorong pemerintah melakukan refocusing anggaran dengan mengalihkan sementara anggaran program berbiaya besar untuk penanganan karhutla. Dana tersebut dinilai perlu digunakan tidak hanya untuk pemadaman, tetapi juga untuk membantu perekonomian masyarakat terdampak.

"Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini. Untuk apa saja? Selain pemadaman, juga untuk membantu ekonomi warga terdampak, bantuan sosial bagi warga, pedagang, dan UMKM misalnya," kata dia.

2. Pemerintah harus menanggung biaya pengobatan warga terdampak

Ilustrasi kabut asap akibat karhutla. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Selain dukungan ekonomi, Ganjar meminta pemerintah menanggung biaya pengobatan warga terdampak serta mendistribusikan masker, oksigen, dan kebutuhan lainnya untuk mengurangi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Ganjar juga menyarankan agar sekolah di wilayah yang terdampak kabut asap diliburkan. Sebagai alternatif, kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menjaga keselamatan dan kesehatan siswa.

3. Ganjar minta pejabat terkait berkantor di sekitar karhutla

Karhutla Kaltim Masih bisa dikendalikan (Dok. Dishut Kaltim)

Lebih lanjut, Ganjar meminta pejabat terkait berkantor di sekitar lokasi karhutla agar dapat melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap.

"Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla. Dengan merasakan sendiri sesaknya bernapas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan," ucap Ganjar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article