Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Generasi Muda Jakarta Diharapkan Bisa Jadi Penerus Perajin Ondel-Ondel
Ondel-ondel yang ada di Jakarta Dalam Warna 2025. (YouTube/Pemprov DKI Jakarta)
  • Pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan Betawi.

  • Generasi muda diharapkan menjadi penerus perajin sekaligus mengembangkan UMKM berbasis budaya Betawi.

  • Warga dan Pemprov DKI berkolaborasi melalui pelatihan untuk pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2017

Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi mencantumkan pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang.

Minggu (1/11/2026)

Arifin menyampaikan pentingnya pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang bagi generasi muda.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang untuk mempertahankan serta melestarikan kebudayaan Betawi.
  • Who?
    Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, Bamus Suku Betawi 1982, Agus Rahman, warga, dan Pemprov DKI.
  • Where?
    Lokasi pelatihan disebut diharapkan berkembang menjadi sentra pembuatan ondel-ondel dan tempat pembelajaran.
  • When?
    Arifin menyampaikan pernyataan tersebut pada Minggu (1/11/2026). Peraturan terkait tercantum sejak 2017.
  • Why?
    Untuk menjaga keberlanjutan perajin, melestarikan budaya Betawi, serta mengembangkan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis budaya.
  • How?
    Melalui pelatihan dan kolaborasi warga dengan Pemprov DKI, termasuk pengembangan hasilnya bersama Suku Dinas PPKUKM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelatihan membuat ondel-ondel dan gigi balang dilakukan untuk anak muda Betawi. Arifin ingin mereka bisa membuatnya, bukan hanya melihatnya. Pelatihan ini juga bisa membantu orang membuat usaha. Warga dan Pemprov DKI bekerja bersama. Mereka juga pernah mengajarkan cara membuat kerak telur, kebaya, elang bondol, dan batik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelatihan ini membuka ruang bagi generasi muda untuk mempelajari pembuatan ondel-ondel dan gigi balang secara berkelanjutan. Selain menjaga keterampilan budaya Betawi, kegiatan tersebut juga memberi peluang bagi produk kerajinan untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan wirausaha melalui dukungan dan kolaborasi dengan unsur pemerintah daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang dinilai penting untuk mempertahankan dan melestarikan kebudayaan Betawi. Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, berharap generasi muda Jakarta bisa menjadi penerus para perajin saat ini sekaligus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis budaya Betawi.

"Kegiatan ini sangat penting untuk generasi muda, khususnya Betawi agar ke depan bisa membuat ondel-ondel dan gigi balang dengan aturan yang sudah dibuat," kata Arifin dikutip dari ANTARA, Minggu (1/11/2026).

Arifin mengatakan, Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi sudah mencantumkan bahwa pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang harus dilakukan.

1. Perajin ondel-ondel tidak boleh putus

‎ilustrasi ondel-ondel saat halalbihalal (pexels.com/Abud Suryo)

Menurut dia, pembuatan ornamen budaya Betawi yang dilakukan Bamus Suku Betawi 1982 harus diteruskan oleh generasi muda saat ini.

Hal itu supaya keberadaan para perajin tersebut tidak terputus. Apalagi, terdapat 11 jenis ikon budaya Betawi, termasuk kesenian ondel-ondel dan gigi balang.

"Kita ingin jangan sampai anak keturunan kita tidak bisa membuatnya, yang hanya tahu melihatnya saja. Nanti kalau perajin yang sekarang sudah tidak aktif kita jangan sampai kebingungan," kata dia.

2. Pelatihan tingkatkan perekonomian

ilustrasi pertunjukan ondel-ondel di perkampungan Jakarta (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

Selain itu, kata Arifin, pelatihan pembuatan ondel-ondel dan gigi balang juga dapat meningkatkan kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya Betawi.

Dia pun berharap hasil pelatihan dapat dikembangkan bersama Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

Dengan demikian, maka produk kerajinan tersebut menjadi sumber penghasilan bagi para wirausaha.

Lokasi pelatihan juga diharapkannya dapat berkembang menjadi sentra pembuatan ondel-ondel dan tempat pembelajaran.

3. Kolaborasi warga dan Pemprov DKI lestarikan budaya Betawi

ilustrasi ondel-ondel (IDN Times/Lia Hutasoit)

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Harian DPP Bamus Suku Betawi 1982, Agus Rahman, mengatakan, pelatihan yang dilakukan merupakan kolaborasi warga dengan Pemprov DKI. Kolaborasi itu dilakukan dalam rangka melestarikan budaya dan kesenian Betawi.

"Kami sudah melaksanakan pelatihan seperti ini tidak hanya ondel-ondel dan gigi balang. Sebelumnya kami pernah adakan pelatihan pembuatan kerak telur, kebaya kerancang, elang bondol, batik, dan lain-lain," ucap Agus.

Curated For You

Editorial Team

Related Article