Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Habibur juga meluruskan informasi di media sosial yang menyebut sosok bernama Muhammad Habiburrohman sebagai anggota DPR dari Pati.
Ia menegaskan, dirinya bukan anggota DPRD Pati maupun anggota DPR RI dari daerah pemilihan Pati.
“Saya bukan anggota DPRD Pati ataupun anggota DPR RI dari Dapil Pati. Saya anggota DPR RI dari Dapil 8 Jawa Timur, meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kabupaten/Kota Madiun,” ucapnya.
Menurut Habibur, perbedaan daerah pemilihan tersebut menjadi salah satu fakta yang menunjukkan informasi yang mengaitkan dirinya dengan pemblokiran rekening warga Pati tidak berdasar.
“Dari situ saja sudah jelas bahwa itu adalah fitnah dan juga hoaks yang tidak berdasar. Tentu ini sangat-sangat mencoreng nama baik saya sebagai pribadi, kemudian DPR RI secara institusi, dan juga Partai NasDem secara kepartaian,” katanya.
Habibur mengaku awalnya tidak terlalu mempersoalkan serangan di media sosial karena merasa tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.
Namun, ia mulai merasa dirugikan setelah sejumlah akun media sosial menggunakan foto dirinya saat mengenakan seragam PDH Partai NasDem untuk menyebarkan informasi tersebut.
“Karena sebetulnya di awal saya juga kaget kenapa tiba-tiba saya diserang oleh buzzer ataupun netizen. Pertama saya biarkan karena saya juga enggak merasa ngapa-ngapain dan saya juga bukan orang yang dimaksud, saya anggap mungkin salah orang,” ucapnya.
“Tapi kemudian yang menjadi keresahan saya, banyak sekali di sosial media akun-akun yang share berita itu menggunakan wajah saya dengan seragam PDH Partai NasDem,” lanjutnya.
Menurut Habibur, penggunaan foto tersebut berpotensi membuat masyarakat menganggap dirinya sebagai pihak yang meminta pemblokiran rekening, meski ia mengaku tidak pernah melakukan komunikasi dengan pihak terkait.
“Tentu ini sangat merugikan sekali bagi saya secara pribadi dan juga Partai NasDem, karena kami tidak pernah, saya tidak pernah melakukan tindakan apa pun, maupun itu sekalipun itu memblokir maupun berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.