Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hashim: Penguatan Polisi Kehutanan Dipuji The Royal Foundation
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo (dok. Kemenhut)
  • Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa The Royal Foundation memuji langkah Indonesia memperkuat Polisi Kehutanan sebagai bentuk perhatian global terhadap peran petugas penjaga hutan.
  • Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah Polisi Kehutanan dari sekitar lima ribu menjadi 70 ribu personel secara bertahap, sebagai komitmen menjaga hutan nasional.
  • Kementerian Kehutanan telah mulai merekrut 23 ribu Polisi Kehutanan dalam tiga tahun ke depan untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan dan mendukung agenda iklim nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengatakan, penguatan pengamanan kawasan hutan melalui penambahan personel Polisi Kehutanan (Polhut) dipuji oleh The Royal Foundation, badan amal independen di Inggris.

Hal itu diungkap Hashim dalam sambutannya di acara Persetujuan Menteri Kehutanan tentang penerbitan unit karbon melalui skema Non Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Non SPE-GRK), di Kemenhut, Senin (6/7/2026).

“Ini (penguatan Polisi Kehutanan) dipuji-puji oleh The Royal Foundation yang di bawah pimpinan Prince William of Wales. Ini diperhatikan karena bagi dia nasib petugas forest ranger sangat penting di seluruh dunia,” kata Hashim.

1. Pemerintah targetkan 70 ribu personel

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan soft launching pembangunan pembatas (barrier) di Taman Nasional Way Kambas. (Dok. Kemenhut)

Hashim menjelaskan, kebijakan penambahan jumlah Polhut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto menjaga hutan Indonesia sebagai aset strategis nasional. Dia mengatakan, pemerintah telah menetapkan target besar untuk memperkuat kapasitas Polisi Kehutanan dari sekitar lima ribu personel menjadi 70 ribu personel secara bertahap.

“Pak Prabowo sudah putuskan untuk menjaga hutan-hutan yang begitu berharga. Polisi khusus kehutanan yang di luar negeri namanya forest ranger itu akan bertambah dari lima ribu petugas menjadi 70 ribu petugas untuk menjaga,” kata Hashim.

2. Kemenhut telah merekrut 23 ribu polisi hutan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Ia menyebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah mulai menjalankan kebijakan tersebut melalui rekrutmen Polisi Kehutanan secara bertahap. Menurut Hashim, langkah cepat Kementerian Kehutanan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan.

“Kalau tidak salah, Pak Menteri Kehutanan sudah putuskan tahun ini 23 ribu ya, akan direkrut dalam tiga tahun,” ujarnya.

3. The Royal Foundation bangga Indonesia menargetkan 70 ribu personel

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau, Rabu (4/3/2026). (Dok. Kemenhut)

Hashim mengatakan, penguatan polisi hutan ini telah menaruh perhatian besar terhadap keberadaan dan peran para forest ranger dalam menjaga kelestarian hutan di berbagai negara.

“Waktu mereka (The Royal Foundation) dengar ada program 70 ribu petugas, mereka betul-betul banggakan,” katanya.

Hashim menjelaskan, penguatan Polisi Kehutanan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung perlindungan hutan, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan agenda iklim nasional.

“Penambahan personel diharapkan mampu meningkatkan pengawasan kawasan hutan sekaligus mendukung berbagai program kehutanan berkelanjutan yang tengah dijalankan pemerintah,” ucapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article