Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BNI 2501.jpeg
Pasangan pebulu tangkis Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil meraih posisi runner up ganda putra Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–26 Januari 2026. (Dok. BNI)

Intinya sih...

  • Pasangan pebulu tangkis Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil meraih posisi runner up ganda putra Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–26 Januari 2026.

  • Raymond/Joaquin terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak dipasangkan.

  • BNI memberikan dukungan penuh dalam pembinaan atlet muda Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pasangan pebulu tangkis Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil meraih posisi runner up ganda putra Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–26 Januari 2026. Prestasi ini melengkapi catatan gemilang hasil pembinaan atlet muda Indonesia yang didukung penuh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menilai pencapaian Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Indonesia Masters 2026 tidak lepas dari ekosistem pembinaan yang terbangun dengan baik, mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi berjenjang hingga dukungan berbagai pihak dalam menciptakan ruang tumbuh bagi atlet muda.

“Capaian ini menjadi modal penting bagi atlet muda untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan kesiapan bersaing di level dunia,” kata Okki dalam keterangan tertulis.

1. Modal penting untuk terus meningkatkan kualitas

Hasil manis dipetik ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menaklukkan Derby Tuan Rumah di semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Dukungan BNI turut hadir dalam momen bersejarah bagi pasangan Raymond/Joaquin yang baru saja menjalani debut pertama di Indonesia Masters 2026 sekaligus langsung menorehkan prestasi membanggakan di turnamen kelas dunia yang digelar di negeri sendiri.

Nikolaus Joaquin atau yang akrab disapa Joaquin lahir di Jakarta pada 14 September 2005 dan kini berusia 20 tahun. Ia memulai bulu tangkis sejak usia enam tahun dengan mengidolakan Fajar Alfian sebagai inspirasi. Joaquin resmi bergabung ke Pelatnas PBSI pada 2025 setelah sebelumnya berpasangan dengan beberapa pemain, antara lain Muhammad Al Farizi hingga Verrel Yustin Mulia.

Sementara itu, Raymond Indra lahir di Bandung 21 tahun silam. Ia masuk ke Pelatnas PBSI pada 2025 dan dikenal sebagai pemain bertalenta dengan kontrol permainan yang stabil serta pertahanan yang rapat. Karier mudanya berawal dari klub bulu tangkis lokal sejak usia sekolah dasar sebelum akhirnya menembus level nasional dan mendapat kesempatan tampil di berbagai turnamen internasional.

2. Raymond/Joaquin terus menunjukkan perkembangan yang signifikan

Hasil manis dipetik ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menaklukkan Derby Tuan Rumah di semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Sejak dipasangkan, Raymond/Joaquin menunjukkan perkembangan yang signifikan. Selain mempertahankan gelar juara BWF Indonesia Masters Super 100 tahun 2025, tahun lalu pasangan ini juga berhasil menjadi runner-up Korea Masters 2025 dan juara pada Australia Open 2025. Mereka dikenal memiliki pertahanan solid yang kerap membuat lawan kesulitan mengembangkan pola serangan.

Kombinasi performa tersebut membuat Raymond/Joaquin mulai dijuluki sebagai penerus Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Selain pernah ditangani pelatih yang sama, Chafidz Yusuf, keduanya juga dikenal memiliki karakter permainan agresif dan cepat, ciri khas pasangan ganda putra kelas dunia Indonesia.

3. Dukungan penuh dari BNI

Hasil manis dipetik ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menaklukkan Derby Tuan Rumah di semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Okki menambahkan, BNI telah menjadi mitra PBSI selama lebih dari lima tahun dan secara konsisten berkontribusi dalam mendukung pembinaan serta regenerasi atlet di berbagai kelompok umur, termasuk penguatan program pelatnas yang menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi dunia.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berkembang dan membawa nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Okki.

Melalui dukungan berkelanjutan tersebut, BNI terus memperkuat komitmennya dalam mengawal lahirnya generasi baru yang siap menjaga Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia. (WEB)

Editorial Team