Menhut Dorong Penyelidikan Penyebab Karhutla di Gunung Bromo

- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan penyelidikan penyebab kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo kepada aparat penegak hukum.
- TNBTS menduga kebakaran berawal dari aktivitas manusia di Blok Bantengan, kemungkinan perapian saat cuaca dingin yang tidak dipadamkan dengan baik.
- Pemerintah mengimbau warga tidak menggunakan api di hutan saat kemarau kering akibat El Nino; Raja Juli meninjau pemadaman melalui helikopter water bombing.
Jakarta, IDN Times - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mempercayakan proses penyelidikan penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, kepada aparat penegak hukum.
"(Penyelidikan) kami serahkan kepada penegak hukum," kata Raja Juli, dalam keterangan pers yang disampaikan di Kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu (9/8/2026).
1. Pemerintah bakal tindak tegas pelaku karhutla

Menhut menjelaskan aparat penegak hukum memiliki komitmen kuat menindak tegas setiap pihak yang terbukti melakukan aktivitas terlarang, yang memicu terjadinya karhutla.
"Siapa pun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan akan mendapatkan hukuman setimpal," kata dia.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), pada Jumat, 7 Agustus 2026, menyatakan penyebab kebakaran di kawasan Gunung Bromo diduga karena aktivitas manusia.
Dugaan tersebut didasari munculnya titik awal kebakaran di area Blok Bantengan.
Balai Besar TNBTS menyebut, terdapat jalur tradisional atau jalan tembusan yang menghubungkan antara Desa Arjosari dengan Ranu Pani di lokasi tersebut.
Pihak TNBTS berpendapat adanya kemungkinan aktivitas membuat perapian saat cuaca dingin di area tersebut, namun tidak dipadamkan dengan baik.
2. Pemerintah imbau masyarakat hindari penggunaan api saat beraktivitas di wilayah hutan

Oleh karena itu, Raja Juli mengimbau kepada masyarakat agar menghindari penggunaan api saat beraktivitas di wilayah hutan, karena bisa memicu terulangnya peristiwa kebakaran.
Menhut mengatakan kondisi cuaca akibat fenomena El Nino berdampak pada musim kemarau yang berlangsung lebih kering.
"Sekali lagi mohon tidak bermain api," ujar Raja Juli.
3. Raja Juli tinjau langsung pemadaman api menggunakan helikopter water bombing

Dalam kunjungannya ke Gunung Bromo, Raja Juli meninjau langsung pemadaman api menggunakan helikopter water bombing, atau pengebom air di area hutan yang terletak di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Menhut Raja Juli didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, beserta jajaran pejabat daerah dari Kabupaten Probolinggo.




















