Wapres Gibran saat meninjau pelaksanaan MBG. (Dok. Wapres.go.id)
Pada 18 Juni 2026, Gibran meninjau pelaksanaan MBG di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan perlunya evaluasi tata kelola MBG serta meminta program tersebut diprioritaskan di wilayah 3T.
“MBG akan lebih tepat sasaran jika difokuskan di area 3T.”
Gibran menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola MBG setelah menerima aspirasi dari mahasiswa di Istana Wakil Presiden pada 15 Juni 2026.
“Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama.”
Pada September 2026, Gibran meninjau MBG setelah adanya dugaan keracunan makanan yang dialami siswa di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Dalam kunjungannya, Gibran mengatakan kesehatan anak menjadi prioritas dan pemerintah akan memastikan korban memperoleh penanganan maksimal.
“Saya hadir di sini, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih."
Pada 28 September 2026, Gibran mendatangi orang tua siswa yang terdampak dugaan keracunan makanan di Batang. Ia meminta proses investigasi dilakukan cepat dan hasilnya disampaikan kepada keluarga secara terbuka.
“Proses investigasi sedang berjalan, tapi saya pastikan dilakukan dengan cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan. Kejadian ini tidak boleh berulang.”
Gibran datang ke Batang untuk memastikan korban keracunan MBG tertangani, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat.
“Hari ini saya langsung datang untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat.”
Dalam kunjungan ke Batang, Gibran juga memastikan korban mendapatkan penanganan sampai pulih dan tidak terbebani biaya pengobatan.
“Biaya perawatan korban tidak boleh membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan akan menanggung semua biaya pengobatan dan memastikan mekanismenya berjalan di semua fasilitas kesehatan."