Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lewat Dukungan InJourney, Veda Ega Pratama Harumkan Indonesia di Moto3
Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pebalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut. (Dok. InJourney)
  • Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang naik podium Moto3 setelah finis ketiga di Grand Prix Brasil, menandai tonggak penting bagi motorsport nasional.
  • InJourney dan ekosistem Mandalika berperan besar dalam pembinaan Veda melalui ajang-ajang seperti Asia Talent Cup dan Mandalika Racing Series yang membentuk jalur kariernya hingga ke level dunia.
  • Prestasi Veda mendapat apresiasi luas dan diharapkan memicu kebangkitan motorsport nasional menjelang keikutsertaannya di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Veda Ega Pratama meraih posisi ketiga pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil, menjadi pebalap Indonesia pertama yang naik podium di level tersebut.
  • Who?
    Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama, dengan dukungan dari InJourney, ITDC, dan MGPA dalam pengembangan ekosistem motorsport nasional.
  • Where?
    Lomba berlangsung di sirkuit Moto3 Grand Prix Brasil, sementara pembinaan dan dukungan karier Veda berpusat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.
  • When?
    Capaian podium terjadi pada musim balap Moto3 tahun 2025 di Brasil; Veda dijadwalkan tampil kembali pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika.
  • Why?
    Dukungan pembinaan berjenjang dan penguatan ekosistem motorsport nasional mendorong lahirnya talenta seperti Veda untuk bersaing di tingkat global.
  • How?
    Melalui program pelatihan sejak usia dini, kompetisi berjenjang seperti Asia Talent Cup dan Mandalika Racing Series, serta fasilitas latihan bertaraf internasional di Mandalika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pebalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut. Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional sekaligus mempertegas daya saing talenta Indonesia di panggung global.

Veda menunjukkan performa impresif di lintasan yang menantang, dengan konsistensi dan ketangguhan hingga mampu mengamankan podium bersejarah bagi Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembinaan yang telah dijalani secara berjenjang sejak usia dini, termasuk pengalaman balap yang intens di Pertamina Mandalika International Circuit.

1. Pembinaan yang membuahkan hasil

Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pebalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut. (Dok. InJourney)

Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sejak 2021 melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum kemudian keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023. Ia juga aktif berkompetisi di Mandalika Racing Series (MRS), masing-masing pada kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc pada 2024. Kiprahnya berlanjut di level internasional dengan meraih posisi runner-up pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, yang menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3. Dengan banyaknya ajang yang diikuti, menjadikan sirkuit ini sebagai bagian penting dalam pembentukan kariernya.

Penguatan jalur pembinaan ini juga didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang, salah satunya melalui Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport sebagai platform strategis untuk menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.

Selain menghadirkan ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

2. Apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega Pratama

Indonesia kembali menorehkan sejarah di kancah balap dunia. Pebalap muda Tanah Air, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi ketiga (P3) pada ajang Moto3 Grand Prix Brasil. Capaian ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang sukses naik podium di level tersebut. (Dok. InJourney)

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega Pratama di kancah internasional. “Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport nasional, termasuk melalui kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sirkuit berstandar internasional yang telah menggelar berbagai ajang balap dunia sejak 2021, seperti MotoGP dan World Superbike. Infrastruktur ini memberikan kesempatan bagi pembalap Indonesia untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar global sehingga mampu meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan daya saing di level internasional.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar mengatakan, prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global. Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.”

3. Harapane kebangkitan ekosistem motorsport nasional

Pembalap Veda Ega Pratama (Dok. IDN Times)

Lebih lanjut, Veda Ega Pratama dipastikan akan tampil di hadapan publik Tanah Air dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Kehadiran Veda di Mandalika Internasional Circuit pada ajang tersebut akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria mengatakan bahwa podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit. Kami optimistis kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional.” Prestasi bersejarah yang diraih di Brasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia motorsport global. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, Indonesia optimistis akan terus melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional. (WEB)

Editorial Team