Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jaksa Agung Jabat Tangan Kapolri: Jangan Pikir Kami Versus!
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit beserta jajaran mendatangi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (13/6/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Kapolri Listyo Sigit mengunjungi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung untuk memperkuat hubungan dan menegaskan tidak ada rivalitas antara Polri dan Kejaksaan.
  • Pertemuan membahas penguatan sinergi penegakan hukum pascapenetapan tersangka eks Jampidsus Febrie Adriansyah serta kolaborasi dalam sistem peradilan pidana nasional.
  • Keduanya sepakat meningkatkan kemitraan melalui program tukar pendidikan penyidik guna memperkuat pelayanan hukum yang adil dan menjaga soliditas antar lembaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Juni 2026

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit bersama jajaran mendatangi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung setelah sebelumnya menemui Panglima TNI dan pejabat utama Mabes TNI di Cilangkap. Pertemuan berlangsung pukul 15.20 hingga 16.00 WIB dan ditutup dengan jabat tangan keduanya di depan media.

13 Juni 2026

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri dan Jaksa Agung membahas penguatan sinergi antara Polri dan Kejaksaan pascapenetapan tersangka terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah serta rencana kerja sama pendidikan penyidik untuk memperkuat penegakan hukum.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertemuan antara Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian dalam penegakan hukum serta membahas kerja sama pendidikan penyidik.
  • Who?
    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran pejabat Kejaksaan Agung dan Kepolisian Republik Indonesia.
  • Where?
    Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, setelah sebelumnya Kapolri juga mengunjungi Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur.
  • When?
    Pada Senin, 13 Juni 2026, mulai pukul 15.20 hingga sekitar pukul 16.00 WIB.
  • Why?
    Pertemuan dilakukan untuk memperkuat kemitraan dan soliditas antara dua lembaga penegak hukum serta menepis anggapan adanya rivalitas antar institusi.
  • How?
    Kedua pimpinan berdialog mengenai sinergi penegakan hukum, sosialisasi KUHP baru, serta program tukar-menukar pendidikan penyidik; pertemuan ditutup dengan jabat tangan di depan media.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Jaksa Agung dan Pak Kapolri ketemu di kantor besar. Mereka salaman dan senyum bareng. Mereka bilang tidak berantem, tapi teman yang kerja sama. Mereka ngobrol supaya polisi dan jaksa bisa makin kompak bantu orang cari keadilan. Sekarang mereka mau terus kerja bareng dan bikin hukum jadi lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertemuan hangat antara Jaksa Agung dan Kapolri menunjukkan komitmen kuat kedua lembaga penegak hukum untuk memperkuat sinergi dan soliditas. Melalui dialog terbuka, keduanya menegaskan semangat kolaborasi dalam sistem peradilan pidana, termasuk rencana pertukaran pendidikan penyidik yang mencerminkan upaya nyata meningkatkan profesionalisme dan pelayanan hukum yang lebih berkeadilan bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit beserta jajaran mendatangi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (13/6/2026).

Kunjungan ini dilakukan setelah Kapolri menemui Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan, dan sejumlah pejabat utama Mabes TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada hari yang sama.

Momen pertemuan itu berlangsung sejak pukul 15.20 hingga 16.00 WIB. Pertemuan itu ditutup dengan jabat tangan keduanya di depan awak media.

“Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak! Jadi kami sejak dulu, kami sudah mengenal secara pribadi beliau, kemudian kami sama-sama, saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri,” kata Jaksa Agung.

“Kemudian jangan juga berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin. Ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan dan kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan lagi. Itulah yang tadi kami bicarakan,” lanjut dia.

Sementara itu, Kapolri menjelaskan pertemuan itu untuk memperkuat sinergi antara Polri dan Kejaksaan dalam penegakan hukum pascapenetapan tersangka terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

“Kita bicarakan untuk bagaimana ke depan antara Kejaksaan dan Kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam criminal justice system, ini tentunya terus kita perkuat, kita perkokoh apalagi kita juga ada KUHP baru yang tentunya ini juga sama-sama kita sosialisasikan bersama. Bagaimana ke depan tentunya kemitraan yang ada, sinergitas yang ada, akan terus kita perkuat dan kita tingkatkan,” ujar dia.

Selain itu, dalam pertemuan juga membicarakan upaya meningkatkan program kemitraan berupa tukar-menukar pendidikan penyidik antara jaksa dan Polri. Hal ini diharapkan bisa memperkuat penegakkan hukim di Indonesia.

“Di satu sisi dengan sinergi dan kolaborasi kemitraan antara dua institusi Kejaksaan dan Kepolisian ini tentunya diharapkan oleh masyarakat-masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum untuk betul-betul hukum bisa diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dari sisi kepastian hukum maupun hukum yang berkeadilan,” kata dia.

“Yang jelas Kejaksaan dan Kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada. Mungkin itu yang akan terus kami laksanakan bersama dengan Pak Jaksa Agung untuk program-program kita ke depan,” lanjut dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article