Jakarta, IDN Times - Pemulihan akses transportasi masyarakat pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus berjalan. Salah satunya melalui penanganan sejumlah titik longsor di ruas Jalan Pardomuan-Mosa, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan.
Sebelumnya, banjir dan longsor pada November 2025 menyebabkan sekitar 8–10 titik di sepanjang jalur tersebut mengalami kerusakan. Sejumlah bagian badan jalan tergerus, sementara saluran drainase dan gorong-gorong tertimbun material longsor.
Kondisi tersebut sempat mengganggu mobilitas masyarakat. Warga yang melintas harus lebih berhati-hati karena beberapa bagian jalan berada dekat tebing dan aliran sungai yang rawan mengalami longsor.
Kini, pemerintah daerah mulai menangani kerusakan tersebut melalui pemotongan tanah longsor, pembersihan drainase, penggalian pondasi, hingga pembangunan bronjong pengaman jalan. Pekerjaan ini didukung melalui anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan 2026 dari pemerintah pusat.
TKD Tambahan (Tambahan Transfer ke Daerah) adalah alokasi dana tambahan dari pemerintah pusat yang disalurkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah—khususnya guna mempercepat rehabilitasi, rekonstruksi, serta pemulihan wilayah yang terdampak bencana atau untuk mendukung penanganan kebutuhan mendesak lainnya.