Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan melakukan kampanye di Kampung Bata, Pekanbaru, Riau pada Rabu (13/12/2023). (IDN Times/Santi Dewi)

Jakarta, IDN Times - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, mengaku memiliki pesan khusus dengan mendatangkan ayah almarhum Harun Al Rasyid. Ia ingin mengirimkan pesan seandainya terpilih menjadi presiden, ia bakal memberi keadilan bagi kasus-kasus hukum seperti almarhum Harun.

Diketahui, Harun adalah remaja yang tewas usai terjadi bentrok antara massa dengan aparat gabungan Brimob Polri dan TNI pada Mei 2019. Bentrokan terjadi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) imbas menolak hasil Pemilu 2019. Harun adalah remaja pendukung Prabowo Subianto.

"Semalem kita kan membahas soal hukum dan salah satu masalah yang kita saksikan yang ada di masyarakat, adalah korban-korban kekerasan yang tidak pernah mendapatkan penghujungnya. Apa sih penghujungnya itu? Satu, masalah keadilan. Itu harus ada tindakan hukum yang tuntas," ujar Anies di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Rabu (13/12/2023).

Hal kedua yang dijanjikan Anies adalah pengungkapan kebenaran. Keluarga harus tahu bagaimana peristiwa itu sesungguhnya terjadi. "Mereka tidak tahu kalau anaknya sudah meninggal," katanya.

Ketiga, tutur Anies, harus ada kompensasi bagi korban. "Keempat, ada jaminan bahwa peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Anies menilai impunitas terlihat dalam kasus almarhum Harun. Sebab, sudah nyaris lima tahun berlalu, tetapi tidak ada titik terang siapa pelaku yang menewaskan. Di jenazah Harun terdapat luka tembak.

"Itu semua bisa terjadi karena tidak ada ketegasan penegakan hukum. Kami tidak ingin peristiwa itu terulang lagi, maka ini lah bagian dari perubahan yang kami bawa," tutur dia.

Kampanye Anies di Pekanbaru adalah kegiatan pasca-debat capres putaran pertama yang digelar di halaman Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa malam (12/12/2023). Respons publik melihat performa perdana Anies ternyata dinilai positif di media sosial.

Curated For You

Editorial Team

Related Article