Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
 Jelang Puncak Haji, 202.551 Jemaah dan 2.098 Petugas Sudah Kumpul di Makkah
Ilustrasi jemaah haji Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
  • Sebanyak 202.551 jemaah dan 2.098 petugas haji Indonesia telah tiba di Makkah, dengan seluruh layanan difokuskan pada kesiapan area Armuzna menjelang puncak ibadah haji.
  • Kemenhaj melarang pemasangan atribut atau spanduk di tenda Arafah dan Mina, serta menegaskan akan memberikan sanksi bagi pihak yang melanggar aturan tersebut.
  • Sebanyak 145.341 jemaah telah membayar dam sesuai ketentuan, sementara Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah menjaga kesehatan dan saling peduli menjelang puncak haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
23 Mei 2026

Kemenhaj mencatat sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah berada di Makkah, serta 16.596 jemaah haji khusus tiba di Arab Saudi.

24 Mei 2026

Maria Assegaff menyatakan seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia telah selesai dan layanan difokuskan pada kesiapan Armuzna, termasuk tenda, konsumsi, transportasi, dan kesehatan.

kini

Seluruh jemaah haji Indonesia bersiap menghadapi puncak ibadah haji di Makkah. Kemenhaj mengimbau menjaga ketertiban tenda tanpa atribut, memastikan pembayaran dam sesuai ketentuan, serta menjaga kesehatan menjelang puncak haji.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seluruh jemaah haji Indonesia tahun 2026 telah tiba di Arab Saudi dan bersiap melaksanakan puncak ibadah haji di Makkah, dengan total 202.551 jemaah dan 2.098 petugas yang sudah berkumpul.
  • Who?
    Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaff, bersama seluruh jemaah haji Indonesia serta petugas pendamping dari berbagai kloter dan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIHU).
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Makkah, Arab Saudi, dengan persiapan layanan difokuskan pada kawasan Armuzna yang mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
  • When?
    Berdasarkan data operasional Sabtu, 23 Mei 2026, seluruh jemaah telah tiba menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji yang akan segera dimulai.
  • Why?
    Kemenhaj memastikan seluruh fasilitas dan layanan siap mendukung kelancaran ibadah haji serta menegakkan ketertiban dengan melarang pemasangan atribut di tenda-tenda jemaah.
  • How?
    Kemenhaj mengatur penempatan jemaah sesuai ketentuan resmi, menyiapkan tenda dan logistik Armuzna, memantau pembayaran dam oleh jemaah, serta mengimbau menjaga kesehatan menjelang puncak ibadah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak sekali orang Indonesia sudah datang ke Makkah, ada ratusan ribu yang mau haji dan banyak petugas juga. Mereka sedang siap-siap untuk ibadah besar di sana. Ibu Maria bilang semua harus tertib, tidak boleh pasang spanduk di tenda. Banyak jemaah sudah bayar dam. Sekarang semua disuruh jaga badan dan saling tolong supaya sehat dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Terselesaikannya seluruh fase keberangkatan lebih dari dua ratus ribu jemaah haji Indonesia menunjukkan kesiapan dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan petugas di lapangan. Upaya Kemenhaj memastikan layanan Armuzna tertib, transparansi pengelolaan dam, serta imbauan menjaga kesehatan dan kepedulian antarsesama mencerminkan perhatian menyeluruh terhadap kenyamanan dan keselamatan jemaah menjelang puncak ibadah haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seluruh jemaah haji Indonesia pada pelaksanaan haji 2026 telah berada di Arab Saudi. Mereka tengah bersiap untuk melaksanakan puncak ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj) Maria Assegaff mengatakan, berdasarkan data operasional terbaru pada Sabtu 23 Mei 2026, sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah berada di Makkah. Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.

"Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujar Maria di Jakarta, dikutip dari laman haji.go.id, Kemenhaj, Minggu (24/5/2026).

1. Seluruh jemaah haji dilarang pasang atribut atau spanduk, jika melanggar ada sanksinya

Delegasi Amirul Hajj Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Haji dan Umrah meninjau fasilitas untuk wukuf jemaah haji Indonesia di Arafah, Arab Saudi, pada Kamis, 21 Mei 2026 (Dok. MCH 2026)

Pada kesempatan ini, Maria mengingatkan agar seluruh KBIHU tidak memasang atribut, spanduk, stiker, tanda, atau penanda dalam bentuk apa pun di tenda jemaah, baik di Arafah maupun Mina. Menurutnya, seluruh penempatan jemaah harus mengikuti pengaturan resmi agar layanan Armuzna berjalan tertib dan tidak menimbulkan kebingungan.

"Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegasnya.

2. Sebanyak 145.341 jemaah telah membayar dam

Jemaah haji asal Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Terkait dam, Maria menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang telah membayar dam sesuai ketentuan resmi. Jumlah jemaah yang terdata telah membayar dam tahun ini mencapai sekitar 145.341 orang. Dari jumlah tersebut, 102.364 jemaah membayar dam di Arab Saudi melalui Adahi, sementara 38.992 jemaah membayar dam melalui mekanisme di Indonesia.

"Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk melaksanakan kewajiban dam secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Kemenhaj terus memastikan pengelolaan dam berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi jemaah,” kata Maria.

3. Jelang puncak haji, jemaah diimbau jaga kesehatan dan saling peduli

Jemaah haji embarkasi JKB 19 tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Minggu (17/05/2026) pagi waktu Arab Saudi. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Menjelang puncak haji di Armuzna, Kemenhaj mengimbau jemaah untuk mulai menghemat tenaga, memperbanyak istirahat, menjaga asupan makan dan minum, serta mengikuti arahan petugas. Jemaah juga diminta membawa barang secukupnya selama Armuzna, terutama dokumen identitas, obat pribadi, perlengkapan ibadah, masker, botol minum, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi.

Maria juga mengajak seluruh jemaah dan petugas untuk saling peduli. Bila melihat jemaah berjalan sendirian, kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Maria.

Editorial Team