Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesan Kapolri kepada Demonstran Hari Ini: Jangan Lakukan Tindakan Anarkis
Kapolri Jendral Pol Suyudi Ario Seto (kiri). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengimbau massa demo pada 28 Oktober 2026 menjaga aksi tetap aman dan tidak anarkis.

  • Kepolisian menyiapkan pengamanan di seluruh Indonesia dengan pendekatan humanis, preventif, dan preemptif.

  • BEM UI menggelar aksi di Bunderan HI dengan lima tuntutan, termasuk pendidikan, lapangan kerja, kebebasan bersuara, dan tata kelola lahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (27/10/2026)

Fathimah Azzahra menyampaikan ajakan aksi BEM UI melalui akun media sosialnya. Demonstrasi dijadwalkan berlangsung di Bunderan HI pada pukul 14.00 WIB.

Rabu, 28 Oktober 2026

BEM UI menyatakan kembali turun berunjuk rasa di Bunderan HI. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengimbau pendemo tidak melakukan tindakan anarkis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kapolri mengimbau pendemo tidak melakukan tindakan anarkis, sementara BEM UI menggelar aksi dengan lima tuntutan.
  • Who?
    Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, BEM UI, Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra, mahasiswa, dan elemen masyarakat.
  • Where?
    Aksi BEM UI dijadwalkan berlangsung di Bunderan Hotel Indonesia, sedangkan imbauan Kapolri disampaikan di Mabes Polri, Jakarta.
  • When?
    Rabu, 28 Oktober 2026. Demonstrasi BEM UI dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB.
  • Why?
    Kapolri meminta aksi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. BEM UI menyampaikan lima tuntutan dan mengajak elemen masyarakat ikut turun aksi.
  • How?
    Kepolisian menyiapkan pengamanan di seluruh Indonesia dengan upaya humanis, preventif, dan preemptif serta menghargai penyampaian pendapat di muka umum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kapolri Suyudi meminta orang-orang yang berdemo hari ini tidak berbuat anarkis. Polisi akan menjaga aksi supaya aman dan damai. BEM UI juga mengadakan demo di Bunderan HI pada pukul 14.00 WIB. Mereka mengajak mahasiswa dan masyarakat menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Imbauan Kapolri dan persiapan pengamanan menunjukkan adanya ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum dengan aman dan damai. Kepolisian menyatakan akan mengedepankan upaya humanis, preventif, dan preemptif, sementara BEM UI mengajak berbagai elemen masyarakat menyuarakan tuntutan mereka melalui aksi yang telah dijadwalkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengimbau sejumlah elemen masyarakat yang akan menggelar aksi demo di sejumlah titik pada Rabu (28/10/2026), tidak melakukan tindakan anarkis.

Ia meminta agar aksi unjuk rasa itu dilakukan dengan aman dan damai sehingga tidak menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami berpesan tidak melakukan tindakan-tindakan yang anarkis," kata Suyudi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Suyudi menjelaskan, jajaran kepolisian di setiap wilayah sudah mempersiapkan pengamanan dan akan melayani masyarakat yang akan menyuarakan pendapat di muka umum.

"Kita akan tetap melakukan upaya pengamanan, ya, di seluruh Indonesia. Kita tetao tetap mengedepankan upaya yang humanis, tetap melakukan upaya preventif, preemptif kepolisian. Dan juga tentunnya kita akan tetao mengahargai segala penyampaian di muka umum," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan mahasiswa akan kembali turun berunjuk rasa pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Bunderan Hotel Indonesia (HI). Ini merupakan aksi keempat yang dilakukan BEM UI dan mengambil momen bertepatan dengan Sumpah Pemuda.

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, mengatakan demonstrasi akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. BEM UI juga mengajak tidak hanya mahasiswa, melainkan juga elemen masyarakat lainnya turun aksi.

"Hallo, teman-teman, besok kami akan mengadakan aksi di Bunderan HI pukul 14.00 WIB, dan kami memanggil seluruh elemen masyarakat semuanya untuk ikut turun bersama kami," ungkap Fathimah di akun media sosialnya, dikutip Selasa (27/10/2026).

Demonstrasi bertagar #IndonesiaSadar itu mengundang semua elemen untuk merebut kembali daulat rakyat dari penguasa.

"Semua diundang, semua boleh datang. Mari kita berpesta dan rebut kembali daulat rakyat yang direnggut oleh penguasa bejat," demikian isi unggahan di akun media sosial BEM UI.

Berikut lima tuntutan BEM UI:

  • Tetapkan status bencana nasional, adili korporasi yang bertanggung jawab dan tuntaskan tata kelola lahan

  • Wujudkan APBN untuk kepentingan rakyat dan hentikan pemborosan untuk kepentingan politik berkedok program populis seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Koperasi Desa Merah Putih

  • Turunkan biaya pendidikan, berikan akses layanan dasar yang merata dan sediakan lapangan pekerjaan yang berkualitas

  • Hentikan penggunaan hukum untuk penyalahgunaan kekuasaan dan berantas KKN

  • Kembalikan kebebasan bersuara, adili pelanggar HAM dan hentikan militerisasi di ruang hukum.

Curated For You

Editorial Team

Related Article