Dalam kuliah umum ini, Erick mengatakan, kondisi Indonesia maupun dunia sedang menghadapi banyak tantangan. Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah ini meyakini diperlukan kestabilan untuk bisa meneruskan pembangunan.
Menurutnya, kepemimpinan berkelanjutan bisa menjadi solusi tepat untuk memastikan pembangunan yang sudah dicapai saat ini bisa terus berkembang.
"Indonesia membutuhkan keberlanjutan kepemimpinan untuk memastikan pembangunan yang sudah dicapai dapat terus bergerak maju. Kalau banyak gonjang-ganjing, isu pecah belah bangsa, dan sejenisnya, bagaimana bisa maju?" ungkap Erick.
Selama ini, kepemimpinan Presiden Joko "Jokowi" Widodo selalu berkomitmen dan berpihak terhadap para santri. Dia memastikan kebijakan tersebut akan dilanjutkan oleh pasangan calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
"Di sini, ada ribuan santriwan dan santriwati. Kita lihat, Pak Jokowi memiliki komitmen dan keberpihakan terhadap santri. Hal ini dibuktikan dengan kebijakan afirmatif UU Pesantren serta ditetapkannya Hari Santri," ucap Erick.
"Saya juga bicara dengan Pak Jokowi terkait beasiswa pemerintah untuk pesantren yang akan kita tingkatkan 10 persen. Dengan segala dinamika politik yang kita lihat saat ini, saya pribadi yakin bahwa perhatian dan keberpihakan kepada santri akan dilanjutkan, bahkan Insya Allah lebih kuat lagi, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran," lanjutnya.