Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2 Tahun Prabowo, Ini Kementerian yang Terbanyak Dapat Sentimen Positif
Presiden Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
  • Kemenag, Kemenkeu, dan Kemendagri mencatat sentimen pemberitaan positif terbanyak dalam pemantauan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

  • Kemenag dan Kemensos mencatat persentase sentimen positif tertinggi, sementara BGN memiliki persentase terendah di kelompok kementerian dengan volume pemberitaan tinggi.

  • Sentimen negatif terhadap Kejaksaan Agung menjadi perhatian karena berkaitan dengan isu penanganan perkara dan tuntutan publik atas kejelasan hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kementerian mana yang paling positif diberitakan?
Vote Now
20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026

Binokular memantau pemberitaan media massa dan percakapan di media sosial yang mencakup 49 kementerian, enam lembaga negara, dan delapan program prioritas pemerintah.

Kamis (22/10/2026)

Nicko Mardiansyah menyampaikan bahwa sentimen positif menunjukkan program dan kebijakan pemerintah mendapat ruang luas di media. Ia juga menyebut sentimen negatif pada institusi penegakan hukum sebagai sinyal tuntutan publik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kementerian mana yang paling positif diberitakan?
Vote Now
  • What?
    Pemantauan pemberitaan menunjukkan Kemenag, Kemenkeu, dan Kemendagri menjadi tiga kementerian dengan sentimen positif terbanyak.
  • Who?
    Binokular Media Utama memantau 49 kementerian, enam lembaga negara, dan delapan program prioritas pemerintah.
  • Where?
    Pemberitaan media massa dan percakapan di media sosial yang dipantau mencakup isu-isu pemerintah.
  • When?
    Pemantauan berlangsung pada 20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026.
  • Why?
    Analisis dilakukan untuk melihat bagaimana kinerja pemerintah diberitakan media massa serta bagaimana isu pemerintah diperbincangkan di ruang digital.
  • How?
    Binokular menggunakan Big Data Analytics dan artificial intelligence, lalu mengolah data dengan penelitian dari analis dan konsultan data monitoring.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kementerian mana yang paling positif diberitakan?
Vote Now

Kemenag, Kemenkeu, dan Kemendagri banyak diberitakan dengan kabar baik. Orang-orang memeriksa jutaan berita tentang kementerian dan lembaga negara. Kemenag mendapat angka paling tinggi. Kejaksaan Agung mendapat lebih banyak kabar negatif karena urusan penegakan hukum. Pemeriksaan berita dilakukan sampai 14 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kementerian mana yang paling positif diberitakan?
Vote Now

Dominasi sentimen positif pada sejumlah kementerian dan lembaga menunjukkan program serta kebijakan pemerintah memperoleh ruang pemberitaan yang luas. Data ini juga memberikan gambaran terukur mengenai isu yang banyak dibahas, termasuk kesejahteraan guru, penguatan madrasah dan pesantren, penerimaan pajak, serta integritas kepala daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kementerian mana yang paling positif diberitakan?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi tiga kementerian dengan sentimen pemberitaan positif terbanyak selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Temuan tersebut berdasarkan pemantauan Binokular Media Utama terhadap pemberitaan media massa pada 20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026. Dari jutaan berita yang dianalisis, ketiga kementerian itu tidak hanya memiliki volume pemberitaan tinggi, tetapi juga memperoleh sentimen positif yang dominan.

Kemenag mencatat sentimen positif sebesar 84 persen, disusul Kemendagri dengan 78 persen dan Kemenkeu sebesar 72 persen. Sementara itu, isu penegakan hukum menjadi salah satu sorotan negatif dalam pemberitaan pemerintah, terutama pada Kejaksaan Agung (Kejagung).

1. Kemenag hingga Kemendagri panen sentimen positif

Presiden Prabowo memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026 (setkab.go.id)

Dalam laporan Binokular, terdapat 5.461.704 berita yang membahas 49 kementerian. Kemenag menempati posisi pertama dengan volume pemberitaan atau Share of Voice sebanyak 713.387 berita. Kemenkeu menyusul dengan 699.258 berita, sedangkan Kemendagri mencatat 489.033 berita.

Tingginya pemberitaan ketiga kementerian tersebut diiringi sentimen positif yang cukup besar. Kemenag dan Kementerian Sosial (Kemensos) sama-sama mencatat persentase sentimen positif tertinggi, yakni 84 persen.

Pemberitaan positif mengenai Kemenag banyak berkaitan dengan kesejahteraan guru serta penguatan madrasah dan pesantren. Sementara itu, Kemenkeu banyak diberitakan terkait kinerja penerimaan pajak.

Adapun pemberitaan positif mengenai Kemendagri berkaitan dengan penguatan integritas kepala daerah.

Secara umum, delapan kementerian dengan volume pemberitaan tertinggi didominasi sentimen positif, dengan persentase berkisar 64 hingga 84 persen. Setelah Kemenag dan Kemensos, Kementerian Perhubungan mencatat sentimen positif sebesar 81 persen, disusul Kemendagri sebesar 78 persen dan Kementerian ESDM sebesar 77 persen.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi kementerian atau institusi dalam kelompok tersebut dengan persentase sentimen positif terendah, yakni 64 persen. BGN juga mencatat sentimen negatif sebesar 34 persen.

2. Sentimen positif juga mendominasi pemberitaan lembaga negara

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 20 Juli 2026 (setkab.go.id)

Tak hanya kementerian, sejumlah lembaga negara juga memperoleh sentimen positif yang dominan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mencatat sentimen positif sebesar 71 persen dan negatif 27 persen. Aksi demonstrasi dan tekanan publik menjadi isu terbesar yang menyertai pemberitaan DPR, dengan 82.783 berita.

Bank Indonesia (BI) memperoleh sentimen positif sebesar 76 persen, terutama terkait penguatan nilai tukar rupiah yang menjadi topik dalam 106.306 berita. Sementara itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mencatat sentimen positif sebesar 77 persen dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sebesar 80 persen.

Namun, hasil berbeda terlihat pada Kejaksaan Agung. Dari 387.573 berita yang dianalisis, Kejagung mencatat sentimen negatif sebesar 62 persen dan sentimen positif sebesar 33 persen.

Pemberitaan mengenai Kejagung banyak berkaitan dengan penanganan perkara dan penegakan hukum. Salah satu isu yang menonjol adalah pengambilalihan dan penahanan tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Asabri, yakni eks Jampidsus Febrie Adriansyah, yang tercatat dalam 47.330 berita.

3. Sentimen negatif jadi sinyal tuntutan publik

Presiden Prabowo Subianto membuka pidatonya dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Manajer News Binokular Big Data Analytics (Newstensity), Nicko Mardiansyah, mengatakan dominasi sentimen positif menunjukkan program dan kebijakan pemerintah memperoleh ruang pemberitaan yang luas di media massa.

Namun, menurutnya, sentimen negatif terhadap institusi penegakan hukum juga perlu menjadi perhatian. Hal itu dinilai sebagai sinyal adanya tuntutan publik terhadap kejelasan dan ketegasan dalam penanganan perkara.

“Pemberitaan yang dominan positif menunjukkan program dan kebijakan pemerintah mendapat ruang yang luas di media. Namun, sentimen negatif pada institusi penegakan hukum perlu dibaca sebagai sinyal bahwa publik menuntut kejelasan dan ketegasan dalam penanganan perkara,” kata Nicko dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Binokular menggunakan perangkat Big Data Analytics dan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) untuk memantau pemberitaan media massa dan percakapan di media sosial. Data tersebut kemudian diolah dan diteliti kembali oleh sejumlah analis dan konsultan data monitoring.

Pemantauan berlangsung pada 20 Oktober 2024 hingga 14 Oktober 2026, mencakup 49 kementerian, enam lembaga negara, dan delapan program prioritas pemerintah. Analisis tersebut digunakan untuk melihat bagaimana kinerja pemerintah diberitakan media massa serta bagaimana isu-isu pemerintah diperbincangkan di ruang digital.

Sampaikan pandanganmu

Kementerian mana yang paling positif diberitakan?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article