Jakarta, IDN Times - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyambut baik keinginan Pemerintah Uni Emirat Arab yang membahas perjanjian kerja sama mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Uni Emirat Arab.
Kemnaker Buka Peluang Kerja Sama Penempatan PMI dengan UEA

1. Bertemu dengan Duta Besar UEA
Hal itu disampaikan Menaker Ida Fauziyah saat melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri, di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (23/6/2022).
2. Menyamakan persepsi
Lebih lanjut Menaker Ida menjelaskan bahwa yang menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah menyamakan persepsi terkait penempatan PMI di Uni Emirat Arab.
"Kita samakan persepsinya, kami ingin dalam penempatan PMI di Uni Emirat Arab dapat menggunakan sistem penempatan satu kanal, di mana sebagai pemberi kerja adalah perusahaan penempatan," katanya.
3. Menjunjung tinggi pelindungan dan kesejahteraan PMI
Ida juga menekankan, kerja sama Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam pelindungan dan penempatan PMI, dapat berjalan lebih baik dengan menjunjung tinggi pelindungan dan kesejahteraan bagi PMI.
"Saya ingin kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab, khususnya penempatan PMI dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. (WEB)
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Kemnaker Hibahkan Alat Ergonomi kepada 18 Balai K321 Jun 2022, 16:26 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Gelombang PHK Terjang Startup, Kemnaker Ingatkan Hal Ini27 May 2022, 13:40 WIB